Penjualan Porsche Taycan EV turun di kuartal pertama 2023

id Porsche,Porsche taycan ev

Penjualan Porsche Taycan EV turun di kuartal pertama 2023

Porsche Taycan Ev. (ANTARA/Antaranews.com)

Jakarta (ANTARA) - Kendaraan listrik (EV) Porsche Taycan mengalami penurunan penjualan global pada kuartal pertama tahun ini.

Produsen mobil mewah Jerman itu juga mengatakan bahwa hingga saat ini telah menjual lebih dari 105.000 kendaraan listrik Taycan secara global, seperti disiarkan Hindustan Times, Senin (24/4).

Pada kuartal pertama 2023, Porsche hanya berhasil menjual 9.152 unit, yang mengalami penurunan 3,4 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Angka penjualan tersebut mencakup semua tiga varian Porsche Taycan yaitu Taycan, Taycan Cross Turismo, dan Taycan GTS. Pangsa pasar Porsche Taycan dari total volume merek tersebut mencapai 11,3 persen pada kuartal pertama tahun ini, dibandingkan hampir 14 persen pada tahun sebelumnya.

Baca juga: Porsche Taycan Turbo bisa dicoba selama GIIAS 2022

Porsche menyebutkan penurunan penjualan kendaraan listrik Taycan disebabkan oleh krisis pasokan yang masih berlangsung. Mereka berharap situasi akan membaik.

Porsche memperkirakan bahwa penjualan kendaraan listrik Taycan dapat mencapai angka 40.000 unit pada 2023. Taycan adalah mobil listrik pertama dari merek Jerman itu dan satu-satunya model Porsche yang merugi.

Perusahaan otomotif tersebut menyatakan bahwa penyebab penurunan penjualan adalah masih adanya hambatan pasokan di industri pemasok yang berdampak khususnya pada mobil sport listrik.

Porsche juga menyebutkan bahwa penjualan mobil globalnya meningkat selama kuartal pertama 2023 sebesar 18 persen menjadi 80.767 unit, dibandingkan dengan periode yang sama pada 2022. Perusahaan tersebut senang bahwa pertumbuhan tercatat di semua wilayah penjualan.

Namun, di segmen mobil listrik, Porsche tidak dapat meningkatkan performa penjualannya dibandingkan dengan penjualan tahun lalu.

Pada tahun 2022, Porsche berhasil menjual 34.801 mobil listrik, turun 16 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Angka tersebut mencakup 11,2 persen dari total volume penjualan perusahaan otomotif tersebut.