Satgas Karhutla Kapuas bagikan ratusan masker kepada masyarakat

id Satgas Karhutla Kapuas bagikan ratusan masker kepada masyarakat, kalteng, kapuas, karhutla

Satgas Karhutla Kapuas bagikan ratusan masker kepada masyarakat

Satgas Posko Siaga Darurat Bencana Karhutla Kabupaten Kapuas, membagikan masker kepada masyarakat pengguna jalan di Kota Kuala Kapuas, Sabtu (30/9/2023). ANTARA/HO-BPBD Kapuas.

Kuala Kapuas (ANTARA) -
Satuan Tugas (Satgas) Posko Siaga Darurat Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (karhutla) Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, membagikan ratusan masker kepada masyarakat di daerah setempat.
 
"Sebanyak 500 lembar masker sudah kita bagikan kepada masyarakat dan rencananya akan dilanjutkan besok di kawasan Stadion Panunjung Tarung," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas, Panahatan Sinaga, di sela kegiatan, Minggu.
 
Pembagian masker gratis itu dilakukan menyusul mulai munculnya kabut asap di daerah setempat. Selain itu, demi meminimalisir dampak asap bagi kesehatan masyarakat.
 
Satgas yang terdiri dari sejumlah instansi tersebut membagikan masker satu persatu kepada masyarakat di persimpangan Jalan Pemuda dan jalan Tjilik Riwut Kota Kuala Kapuas.
 
Pembagian masker kali ini sasarannya adalah untuk anak-anak sekolah dan masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan.
 
"Harapannya, masker bisa digunakan, terutama saat di luar ruangan. Mencegah terkena infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) dan lainnya," harapnya.
 
Warga yang mendapatkan masker tersebut menyambut baik, sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah setempat.

Baca juga: DPRD Kapuas ingatkan warga tingkatkan kewaspadaan bahaya kebakaran
 
Sebelumnya, berdasarkan data yang dimiliki Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas, terhitung sejak Januari sampai Agustus 2023, penderita ISPA di kabupaten setempat mencapai 15 ribu orang. Sementara itu pada September sampai tanggal 25, penderita ISPA adalah sebanyak 1.274 orang.
 
Penjabat Bupati Kapuas Erlin Hardi telah mengeluarkan surat edaran imbauan memakai masker dan membatasi kegiatan di luar gedung serta larangan pembakaran sampah.
 
Hal ini dilakukan sehubungan dengan semakin pekatnya kabut asap dalam beberapa minggu terakhir, serta berdasarkan laporan kunjungan sakit terdampak kabut asap di seluruh Puskesmas di daerah setempat.
 
Dalam surat edarannya, masyarakat diimbau menghindari dan mengurangi aktivitas di luar ruangan terutama bagi kelompok rentan yakni, bayi, balita, ibu hamil dan lansia.
 
Selanjutnya, apabila keluar rumah agar memakai masker, minum air putih lebih banyak dan lebih sering, meningkatkan daya tahan tubuh dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, mengonsumsi makanan bergizi dan istirahat yang cukup.
 
Kemudian, menutup sumber air yang digunakan untuk keperluan rumah tangga seperti sumur, bak penampungan dan lain-lain agar tidak tercemar debu asap, tidak membakar sampah rumah tangga, dan segera berobat ke fasilitas kesehatan terdekat apabila ada gangguan kesehatan.