Pemkab Murung Raya jaga pasokan sembako untuk kendalikan inflasi

id Rakor inflasi Mura,Kalteng

Pemkab Murung Raya jaga pasokan sembako untuk kendalikan inflasi

Pj Bupati Murung Raya (Mura), Hermon saat memimpin rapat koordinasi (Rakor) pengendalian inflasi di Puruk Cahu Senin (22/1). (Antara Foto/HO/Supriadi)

Puruk Cahu (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Mura), Kalimantan Tengah berupaya mengendalikan inflasi antara lain dengan menjaga ketersediaan pasokan kebutuhan sembilan bahan pokok.

Hal itu disampaikan Pj Bupati Murung Raya (Mura), Hermon saat memimpin rapat koordinasi (Rakor) pengendalian inflasi di Puruk Cahu Senin (22/1).

Pada rakor tersebut, Hermon didampingi Pj Sekda Mura Rudie Roy, unsur Forkopimda Mura, para Asisten Setda Mura, Kepala Perangkat Daerah terkait lingkup Pemkab Mura mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2024. 

Rakor tersebut diikuti secara virtual bertempat di aula A, Kantor Bupati Murung Raya, Senin (22/1). Rakor dibuka dan dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia, Tito Karnavian dengan narasumber dari Kementerian/Lembaga terkait yang diikuti Gubunur, Walikota, Bupati se-Indonesia. 

Beberapa penekanan dalam rakor tersebut yang disampaikan Menteri Dalam Negeri, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kinerja bersama semua pemangku kepentingan yang sudah berhasil menjaga stabilitas inflasi Nasional, diketahui di bulan Desember 2023 sangat baik, yakni di angka 2,6 persen.

“Inflasi 2,61% ini secara garis besar tidak menggambarkan angka yang sama di semua daerah. Akan tetapi bagi daerah yang tingkat inflasinya masih tinggi diharapkan untuk mengupayakan pengendalian inflasi lebih keras lagi,” kata Mendagri RI Tito Karnavian. 

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik Pudji Ismartini menyampaikan dalam paparannya, di minggu ketiga Januari 2024 ini, inflasi beras, cabai merah, cabai rawit, bawang putih dan daging ayam ras yang relatf tinggi mayoritas terjadi di kota-kota di luar pulau Jawa. 

“Secara Nasional, jumlah Kabupaten/Kota yang mengalami kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) sampai dengan minggu ketiga Januari turun sebesar 8% poin dibandingkan pada minggu sebelumnya,” ujarnya. 

Sementara itu, dalam hal ini Pemkab Mura terus berupaya menjaga ketersediaan pasokan pangan dan menjaga keterjangkauan harga di daerahnya. Kebijakan tersebut dilakukan di bawah arahan Pj Bupati Mura, Hermon melalui berbagai program. 

Diantaranya, dengan penguatan cadangan pangan Pemerintah khususnya beras, pendistribusian Sembako bersubsidi, menggelar Operasi Pasar Murah dan hal terkait lainnya. 

“Pemerintah pusat berpesan, di tengah berbagai tantangan yang dihadapi saat ini, termasuk target inflasi yang semakin ketat, komitmen dan sinergi bersama Pemerintah Daerah dan stakeholder terkait harus terus diperkuat guna menjaga inflasi tetap stabil dan terkendali khususnya di Kabupaten Murung Raya,” jelas Hermon.