Kuala Kapuas (ANTARA) - Sebanyak 123 peserta yang terdiri dari petugas pengelola dan operator kelurahan, kecamatan dan instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, mengikuti bimbingan teknis (bimtek) atau pelatihan kearsipan dinamis dan statis di Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).
“Kegiatan bimtek ini, di laksanakan selama tiga hari di Gedung C ANRI Jakarta, dan diikuti sebanyak 123 peserta pengelola dan operator arsip,” kata Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpustaka) Kabupaten Kapuas, Suwarno Muriyat di Jakarta, Selasa.
Sebelumnya, di pertengahan tahun lalu kegiatan serupa diikuti sebanyak 130 kepala desa, lurah dan camat se Kabupaten Kapuas dalam bimtek pengelolaan arsip desa. Kali ini lebih fokus pada peningkatan pemahaman dan keterampilan dan pengelolaan arsip dinamis dan statis di lingkungan pemerintahan.
Suwarno menjelaskan, keikutsertaan pelatihan ini merupakan upaya Pemkab Kapuas untuk meningkatkan kapasitas pengelola kearsipan pada perangkat daerah tingkat kabupaten, kecamatan dan kelurahan.
“Arsip dinamis dan statis memiliki peran penting dalam mendukung pengambilan keputusan serta pelestarian sejarah pemerintahan. Kami berharap bimtek ini dapat memberikan wawasan baru dan meningkatkan kapasitas SDM dalam pengelolaan arsip,” katanya.
Baca juga: Program MBG di Kapuas tunggu instruksi Pemerintah Pusat
Peserta diberikan materi tentang pengelolaan arsip elektronik, metode penyimpanan arsip statis, serta tata kelola arsip yang sesuai dengan regulasi terbaru. ANRI juga memberikan panduan implementasi teknologi dalam mendukung pengelolaan arsip yang lebih modern dan aman serta peninjauan sejumlah obyek pengelolaan arsip.
“Pemkab Kapuas berkomitmen untuk menerapkan hasil bimtek ini guna meningkatkan efisiensi pengelolaan arsip, menjaga akuntabilitas pemerintahan, serta mendukung pelayanan publik yang lebih transparan,” harapnya.
Sementara itu, Direktur Kearsipan Daerah I ANRI, Hilman Rosmana, menyatakan bangga dan mengapresiasi inisiatif Kadisarpustaka Kapuas dalam menghimpun para sekretaris dinas, Camat, sekretaris kecamatan, lurah dan sekretaris kelurahan.
“Pengelolaan arsip yang baik akan mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Arsip dinamis dan statis juga menjadi kunci dalam pelestarian informasi berharga bagi generasi mendatang,” kata Hilman Rosmana.
Melalui bimtek ini, pihaknya berharap dapat mengoptimalkan pengelolaan arsip elektronik dan manual guna mendukung kebutuhan administrasi serta pelayanan publik.
Selama bimtek peserta mendapatkan pelatihan terkait teknik pengelolaan arsip dinamis, penyimpanan arsip statis yang aman, serta penerapan kebijakan kearsipan terbaru serta meninjau sejumlah lokasi guna melihat langsung pengelolaan arsip.
Baca juga: DPRD dukung investasi perkebunan kelapa sawit di Kapuas
Baca juga: Pemerataan tenaga kesehatan di Mandau Talawang dapat jadi perhatian Pemkab Kapuas
Baca juga: Disarpustaka Kapuas terapkan sistem digital kartu dan pinjaman buku