Legislator Kotim minta warga pastikan instalasi listrik di rumah aman

id DPRD Kotawaringin Timur, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kotim, Kalimantan Tengah, DPRD Kotim, Zainuddin, Kalteng

Legislator Kotim minta warga pastikan instalasi listrik di rumah aman

Anggota DPRD Kotim Zainuddin saat menyalurkan bantuan untuk warga yang terdampak kebakaran di Desa Handil Sohor, Kamis (10/7/2025). ANTARA/HO-Zainuddin.

Sampit (ANTARA) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah mendorong warga untuk melakukan pemeliharaan dan pengecekan secara berkala untuk memastikan instalasi listrik di rumah aman guna mencegah kebakaran.

Anggota DPRD Kotim Zainuddin di Sampit, Selasa, mengatakan bahwa pihaknya berharap kabel-kabel listrik di rumah masyarakat yang sudah cukup tua, agar dilakukan rehabilitasi dengan meminta bantuan petugas berwenang,

"Kabel listrik yang sudah tua dan aus itu rawan korsleting dan dapat memicu kebakaran," ucapnya.

Hal ini ia sampaikan sehubungan dengan maraknya kebakaran yang dipicu korsleting listrik, khususnya pada wilayahnya di daerah pemilihan (Dapil) III setidaknya ada tiga rentetan kebakaran dalam sepekan terakhir, yakni di Kelurahan Samuda Kota, Desa Handil Sohor dan Desa Jaya Kelapa.

Politis Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini pun mengaku prihatin dengan musibah yang menimpa warga. Kejadian ini tentu sangat memilukan bagi yang terdampak, karena dalam sekejap harta benda yang dimiliki dan mungkin hasil perjuangan bertahun-tahun ludes terbakar.

Zainuddin yang sempat berkunjung sekaligus menyalurkan sumbangan untuk korban kebakaran di Desa Handil Sohor, mendengar langsung dari pengakuan korban yang kehilangan rumah beserta isinya akibat kebakaran.

"Saat itu rumah dalam keadaan tidak ada orang, suaminya bekerja dan istrinya sedang berkunjung ke rumah keluarga, sehingga ketika kebakaran terjadi mereka tidak sempat lagi menyelamatkan harta benda, kecuali yang menempel di badan," tuturnya.

Namun, dibalik peristiwa pilu ini ia mengajak masyarakat untuk bisa mengambil pelajaran agar dapat terhindar dari musibah serupa. Salah satunya dengan mencegah terjadinya korsleting, sebab dari keterangan pihak berwenang sejumlah kebakaran yang terjadi rata-rata dipicu korsleting listrik.

Zainuddin mengimbau masyarakat untuk bijak dalam menggunakan listrik, misalnya dengan tidak menggunakan stop kontak dan colokan secara bertumpuk-tumpuk dan melakukan pemeliharaan instalasi listrik secara berkala.

"Biasanya kabel yang sudah aus baik itu karena terjadi gesekan atau digerogoti tikus sehingga lapisan luarnya terkelupas mudah terjadi korsleting, muncul percikan api yang kemudian bisa memicu kebakaran apalagi pada bangunan kayu," ujarnya.

Baca juga: Disdik Kotim dukung pemanfaatan MPLS untuk edukasi bahaya narkoba

Ia juga menyebut, semakin tua usia instalasi listrik maka risiko terjadinya korsleting akan semakin besar, sehingga rehabilitasi secara berkala sangat diperlukan, namun sayangnya hal ini cenderung masih diabaikan oleh masyarakat.

Contohnya, di lingkungan tempat tinggalnya di Samuda Kota rata-rata instalasi listrik itu hampir 30 tahun dan tidak pernah direnovasi.

Oleh karena itu, ia mendorong Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat terkait daya tahan atau batas waktu penggunaan instalasi listrik, kabel, metode pengamanan dan lainnya.

"Apalagi kalau dulu masyarakat tidak mengenal paralon pengaman kabel, sehingga jarang yang menggunakan dan rawan gesekan atau bahkan digigit tikus. Maka dari itu, edukasi dari PLN ini sangat diperlukan, agar masyarakat bisa mengerti dan lebih waspada," demikian Zainuddin.

Baca juga: Fraksi PAN Kotim apresiasi kenaikan insentif pegawai Disdamkarmat

Baca juga: Bupati Kotim siapkan penataan usaha ritel modern

Baca juga: Abdul Rasid dipercaya pimpin Pemuda Tani Kotim


Pewarta :
Uploader : Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.