Bupati Kapuas tegaskan pertanian jadi sektor prioritas

id Pemkab Kapuas, kalteng, Kapuas, padi, sawah, ekonomi

Bupati Kapuas tegaskan pertanian jadi sektor prioritas

Suasana kegiatan panen raya padi di Handel Gardu, Desa Anjir Serapat Tengah, Kecamatan Kapuas Timur, Kabupaten Kapuas, Senin (25/8/2025). ANTARA/HO-Diskominfosantik Kapuas

Kuala Kapuas (ANTARA) - Bupati Kapuas, Kalimantan Tengah, Muhammad Wiyatno, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kapuas menjadikan sektor pertanian sebagai prioritas pembangunan.

“Dengan dukungan pemerintah provinsi, DPRD, dan seluruh pemangku kepentingan, kita berharap Kabupaten Kapuas semakin kokoh sebagai lumbung pangan di Kalimantan Tengah,” ujar Bupati Wiyatno saat menghadiri Panen Raya Padi di Handel Gardu, Desa Anjir Serapat Tengah, Kecamatan Kapuas Timur, Senin.

Dalam kesempatan itu, Wiyatno menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih kepada masyarakat dan kelompok tani di Kapuas Timur yang terus bersemangat mengembangkan sektor pertanian. Ia menekankan pentingnya dukungan infrastruktur, khususnya akses jalan dan unit penggilingan padi (rice milling unit), yang masih sangat dibutuhkan petani.

“Ke depan, kita akan memperjuangkan agar fasilitas penggilingan padi tersedia di daerah ini. Dengan lahan yang luas, jangan sampai hasil panen hanya dijual dalam bentuk gabah keluar daerah. Kapuas memiliki potensi besar untuk memenuhi 40–50 persen kebutuhan pangan Kalimantan Tengah,” tegasnya.

Bupati juga menyampaikan program strategis daerah berupa satu desa satu miliar, yang mulai diimplementasikan pada 2026, termasuk untuk pembangunan infrastruktur jalan di wilayah Kapuas Timur.

“Saya pastikan pembangunan akan merata di seluruh wilayah, baik daerah pasang surut maupun non pasang surut, agar masyarakat Kapuas dapat merasakan hasil pembangunan secara adil,” tambahnya.

Baca juga: Polisi amankan 80,9 gram sabu dari pelaku kurir dan pengedar di Kapuas

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Kalteng, Rendy Lesmana, mewakili Gubernur Kalteng, memberikan apresiasi kepada petani Kapuas yang konsisten menjaga ketahanan pangan daerah.

“Hampir separuh lahan sawah di Kalteng berada di Kapuas. Untuk panen raya hari ini saja, di Desa Anjir Serapat Tengah terdapat sekitar 2.400 hektare yang siap dipanen. Ini potensi besar yang harus terus kita dorong melalui program cetak sawah, optimasi lahan, serta dukungan penyuluh pertanian sebagai ujung tombak di lapangan,” ujarnya.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas, Edi Dese, menambahkan bahwa Kapuas merupakan lumbung pangan Kalteng dengan lahan baku sawah sekitar 45 ribu hektare dan luas tanam mencapai 62 ribu hektare.

“Kita harapkan ke depan indeks pertanaman terus meningkat melalui kombinasi padi lokal dan varietas unggul, sehingga produktivitas semakin baik,” jelasnya.

Panen raya kali ini merupakan hasil kerja sama kelompok tani se-Kecamatan Kapuas Timur dengan dukungan penyuluh pertanian, pemerintah kecamatan, serta instansi terkait. Adapun jenis padi yang dipanen adalah varietas lokal khas Kalimantan yang menjadi kebanggaan masyarakat.

Pada kesempatan itu juga diserahkan bantuan alat mesin pertanian berupa combine harvester, hand tractor, dan power thresher untuk mendukung kegiatan petani.

Acara tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda Kapuas, anggota DPRD Kapuas, Sekretaris Daerah Kapuas Usis I Sangkai, para kepala perangkat daerah, Camat Kapuas Timur Eko Dharma Putra, tokoh masyarakat, serta kelompok tani setempat.

Baca juga: DPRD Kapuas dorong OPD tingkatkan sinergi dukung kemajuan pembangunan

Baca juga: Pemkab Kapuas terjunkan tim dokter pasca banjir di Mandau Talawang

Baca juga: Disarpustaka Kapuas: Bunda Literasi jadi penggerak hingga ke tingkat desa


Pewarta :
Uploader : Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.