Sampit (ANTARA) - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah mengapresiasi inisiatif satuan pendidikan yang kini turut gencar memberikan edukasi sejak dini kepada peserta didik mereka terkait pentingnya pengelolaan sampah dan kelestarian lingkungan.
"Masalah sampah ini tanggung jawab kita bersama. Ini dimulai dari lingkungan keluarga. Kita tanamkan kepada anak-anak kita sejak dini tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Begitu juga di sekolah, partisipasi ini sangat diperlukan," kata Dinas Lingkungan Hidup Kotawaringin Timur, Marjuki di Sampit, Senin.
Pengelolaan sampah menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur. Berbagai upaya dilakukan untuk mengurai permasalahan persampahan, mulai mengoptimalkan keberadaan depo sampah, pembenahan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah, hingga sosialisasi untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan.
Peran satuan pendidikan sangat strategis dalam membantu upaya penanganan sampah dan pelestarian lingkungan. Pihak sekolah melalui kebijakannya, serta guru melalui edukasinya diharapkan dapat memberi pemahaman yang baik kepada peserta didik agar mereka turut menyadari tentang pentingnya menjaga kebersihan dan melestarikan lingkungan.
Anak-anak yang sudah mendapat pemahaman yang baik tentang pentingnya menjaga kebersihan, diyakini akan turut berperan terhadap lingkungannya, minimal dengan tidak membuang sampah sembarangan.
Dinas Lingkungan Hidup juga mengapresiasi satuan pendidikan yang sudah membentuk Bank Sampah, menjalankan program pengurangan sampah plastik, serta penanaman pohon di lingkungan sekolah masing-masing. Upaya perlu terus dijalankan secara berkelanjutan.
Baca juga: Potensi besar peternakan sapi di Kotim tumbuhkan investasi
Dinas Lingkungan Hidup juga selalu terbuka dan siap berkolaborasi jika ada satuan pendidikan yang ingin melaksanakan pembelajaran langsung di lapangan terkait pengelolaan sampah maupun pelestarian lingkungan hidup. Ini dinilai langkah positif dalam menumbuhkan kesadaran bagi peserta didik terkait pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan hidup.
Seperti Kamis (30/10/2025), Dinas Lingkungan Hidup menerima kunjungan puluhan peserta didik dari SMPN 4 Sampit. Mereka melaksanakan Pembelajaran Mendalam di TPA sampah di Jalan Jenderal Sudirma Km 14 Sampit.
Pembelajaran lapangan ini untuk memperkuat pemahaman peserta didik terhadap pengelolaan lingkungan hidup. Kegiatan ini diikuti oleh 36 siswa kelas IX Ruang 4, dua orang guru pendamping, serta didampingi langsung oleh tim dari Bidang Penaatan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup dan UPTD TPA Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kotawaringin Timur.
Peserta didik diajak melihat secara langsung proses pengelolaan sampah, mulai dari tahap pengumpulan, pemilahan, hingga proses akhir di TPA. Mereka didampingi Kepala Bidang PPKLH, Rodi Hartono yang menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini penting untuk menumbuhkan kesadaran lingkungan sejak dini.
Bagi pihak sekolah, kegiatan ini dirasakan sangat bermanfaat. Peserta didik mereka pun sangat antusias mengikuti kegiatan sebagai pembelajaran mendalam, khususnya penguatan dalam hal gotong royong dan peduli lingkungan.
Melalui pembelajaran lapangan ini, siswa diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan teoretis, tetapi juga pengalaman nyata dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, dan diharapkan dapat berlanjut di lingkungan kelas, sekolah, dan rumah masing-masing.
"Kami berharap edukasi sejak dini tersebut bisa membuat anak-anak didik kita menjadi agen perubahan dan teladan dalam mewujudkan lingkungan yang selalu bersih dan lestari. Kita bersinergi dan berkolaborasi melaksanakan upaya-upaya ini secara berkelanjutan," demikian Marjuki.
Baca juga: Dinas Perikanan Kotim bagikan 50.000 bibit ikan dorong peningkatan produksi
Baca juga: Pengolahan sawit dan kelapa jadi magnet investasi baru di Kotim
Baca juga: Kontingen Kotim siap ramaikan Festival Tunas Bahasa Ibu tingkat provinsi
