Senin, 21 Agustus 2017

Nah! DPRD Kalteng Dukung Hak Angket Terhadap KPK, Ini Alasannya

id DPRD Kalteng, DPRD Kalimantan Tengah, DPRD Kalteng Dukung Hak Angket Terhadap KPK, Ini Alasannya, Sriosako
Nah! DPRD Kalteng Dukung Hak Angket Terhadap KPK, Ini Alasannya
Anggota DPRD Kalteng Sriosako. (Foto Antara Kalteng/Jaya W Manurung)
Bagaimana bisa KPK sama sekali tidak pernah ada mengungkap kasus korupsi di Kalteng. Padahal kejaksaan dan kepolisian pernah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kalteng. Jadi, KPK belum tentu selalu benar dan perlu dikoreksi,"
Palangka Raya (Antara Kalteng) - Legislator Kalimantan Tengah Sriosako mendukung penuh hak angket yang diajukan DPR RI terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi karena ada rumor yang berkembang bahwa penindakan korupsi tidak dilakukan secara objektif bahkan terkesan pilih-pilih.

Bertahun-tahun utusan KPK informasinya berada di Kalteng dan menerima banyak laporan dari lembaga swadaya masyarakat, namun sampai sekarang ini belum ada satupun kasus korupsi yang berhasil diungkap, kata Sriosako di Palangka Raya, Senin.

"Bagaimana bisa KPK sama sekali tidak pernah ada mengungkap kasus korupsi di Kalteng. Padahal kejaksaan dan kepolisian pernah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kalteng. Jadi, KPK belum tentu selalu benar dan perlu dikoreksi," tambahnya.

Anggota Komisi A DPRD Kalteng ini menyebut sering mendengar rumor bahwa ada kerabat atau orang-orang di sekeliling KPK melakukan lobi-lobi dengan terduga pelaku korupsi di Kalteng yang belum diketahui atau terpublikasi di publik.

Wakil Ketua DPRD Kota Palangka Raya periode 2009-2014 ini menegaskan bahwa rumor tersebut belum tentu benar. Namun, melihat telah bertahun-tahun utusan KPK berada di Kalteng dan belum pernah ada mengungkap kasus koruptor, maka rumor tersebut perlu disikapi secara serius.

"Kita juga dulu kan sering mendengar banyak LSM melaporkan dugaan korupsi di Kalteng, tapi coba lihat ada tidak yang sudah diproses atau diungkap. Tidak ada sama sekali. Kalau memang KPK itu hebat, saya tantang mengungkap kasus korupsi di Kalteng," ucapnya.

Politisi Partai Demokrat ini juga mempertanyakan pemberantasan korupsi di provinsi berjuluk "Bumi Tambun Bungai-Bumi Pancasila" ini. Sebab, setahun terakhir ini informasi ataupun pemberitaan tentang penindakan korupsi sudah sangat jarang terdengar.

"Apakah memang benar sudah tidak ada lagi korupsi di Kalteng. Jika memang sudah tidak ada lagi, kita patut bersyukur. Semoga memang benar-benar sudah tidak ada lagi. Jadi pembangunan di Kalteng bisa lebih pesat dan masyarakatnya lebih sejahtera," demikian Sriosako. 

Editor: Ronny

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga