Sampit (Antara Kalteng) - Matahari Departemen Store melakukan ekspansi bisnis ke Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah dengan membuka gerai di lantai dua Borneo City Mall Sampit.
"Ini merupakan gerai ke-126 di Indonesia atau gerai yang kedua di Kalteng setelah Palangka Raya. Kami terus melakukan ekspansi," kata Irwin Abuthan, Store Planning Director Matahari Departemen Store usai grand opening Matahari Sampit, Kamis.
Seremonial pembukaan Matahari Sampit dilakukan Bupati Kotim, H Supian Hadi didampingi pejabat lainnya. Matahari Sampit menempati lantai dua Borneo City Mall yang terletak di Jalan Jenderal Sudirman.
Sekitar 300 karyawan dipekerjakan di Matahari. Pihak manajemen sengaja memprioritaskan merekrut tenaga kerja lokal sehingga mendapat porsi mencapai 90 persen dari total karyawan.
Matahari tidak ragu memutuskan membuka gerai di Sampit karena melihat pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kotim yang cukup bagus sehingga diprediksi berimbas pada gaya hidup dan daya beli masyarakat.
"Pertimbangan kami di antaranya pertumbuhan ekonomi Kotim tertinggi di Kalteng, begitu pula jumlah penduduk, pendapatan dan APBD. Daerah ini sedang berkembang sehingga kami berpendapat inilah waktu yang tepat ekspansi bersama Borneo City Mall," tambah Erwin.
Store Operation Director Matahari Departemen Store, Sunny Setiawan menambahkan, meningkatnya pendapatan masyarakat biasanya diikuti dengan perubahan gaya hidup dan cara berpenampilan.
"Makanya kami jemput bola hadir di sini untuk menyediakan kebutuhan fashion. Jadi masyarakat tidak perlu lagi jauh-jauh berbelanja karena barang yang dijual di Jakarta juga ada di sini. Barangnya juga sama, terbaru," ucap Sunny.
Sementara itu Supian Hadi sangat antusias dengan kehadiran Matahari, apalagi hampir semua karyawan merupakan warga lokal Kotim sehingga turut membantu menyerap tenaga kerja dan mengurangi pengangguran.
"Kotim terbuka menerima investasi apapun yang masuk dengan tetap berpegang pada aturan. Kami jemput bola mengundang investor dengan menawarkan kemudahan perizinan. Kehadiran dunia usaha sangat membantu karena pemerintah mempunyai keterbatasan," kata Supian.
(T.KR-NJI/B/S019/S019)
