Ternyata! Barsel berpotensi besar sebagai budidaya perikanan

id barsel, buntok,Barsel miliki potensi besar perikanan,budidaya ikan,Barsel berpotensi besar sebagai budidaya perikanan

Ilustrasi - Keramba jaring apung pembesaran ikan jelawat. (Foto jurnalis warga)

Buntok (Antaranews Kalteng) - Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah memiliki potensi besar perikanan tangkap dan budidaya air tawar.

"Potensi budiaya perikanan keramba, dan perikanan tangkap air tawar sangat besar mengingat Barsel sebagai wilayah perairan," kata Kabid Perikanan pada Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Barito Selatan, Jonny di Buntok, Kamis.

Menurut dia, jumlah hasil tangkapan, dan budidaya keramba bisa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, dan bisa mengirim keluar ke sejumlah wilayah kabupaten yang berada di Kalimantan Selatan, maupun kabupaten tetangga di Kalimantan Tengah ini.

"Karena dalam sehari, ikan yang dikirim keluar dari Barito Selatan ini diatas 5 ton dalam perharinya," ucap Jonny Ngindra sembari mengatakan bahwa selama ini jumlah ikan yang keluar dari Barito Selatan dalam setiap harinya sebagian saja yang terdata.

Ia mengatakan, supaya bisa terdata semuanya, pihaknya berencana akan membuat pos-pos pencatatan jumlah produksi ikan pada sejumlah tempat yang ada di wilayah Barito Selatan ini.

"Kalau ada pos, maka kapal-kapal, maupun mobil yang membawa ikan keluar dari Barito Selatan ini akan terdata semuanya," tambah Kabid Perikanan pada Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Barito Selatan itu.

Ia menyampaikan, pihaknya ada mewacanakan akan membangun sarana, dan prasarana terutama di wilayah perbatasan dengan membangun los pasar untuk transaksi ikan bekerjasama dengan sejumlah perusahaan.

"Hal tersebut agar jumlah ikan yang dibawa keluar bisa terdata, dan terkontrol dalam setiap harinya sehingga produksi ikan dalam setiap tahunnya bisa terdata semuanya," ujar Jonny Ngindra.

Selain itu ia juga menyampaikan, untuk target produksi ikan Barito Selatan pada 2017 lalu 15.241, 99 ton, dan produksi tersebut melampaui dari ditargetkan sebesar 14.441, 41 ton.

"Sedangkan target produksi ikan pada 2018 ini sebesar 14.733, 35 ton, dan kita berharap target tersebut bisa melampaui dari target yang ditentukan tersebut," demikian kata dia.

Pewarta :
Editor: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar