Sukabumi (Antaranews Kalteng) - Diduga putus cinta, anak baru gede (ABG) perempuan yang masih duduk di bangku sekolah menengah mendatangi Rumah Sakit Umum Daerah R Syamsudin SH Kota Sukabumi, Jawa Barat meminta untuk disuntik mati.
"ABG berinisial L (18) yang mengaku warga Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi masih berstatus sebagai pelajar ini datang ke rumah sakit dan langsung minta ke petugas medis untuk disuntik mati. Saat kami menanyakan apa alasannya, perempuan tersebut mengaku baru putus dengan pacarnya," kata Humas RSUD R Syamsudin SH Wahyu Handriana di Sukabumi, Kamis.
Informasi yang dihimpun, ABG tersebut tiba-tiba datang ke rumah sakit milik Pemkot Sukabumi tersebut pada Kamis, dan masuk ke ruang instalasi gawat darurat (IGD).
L yang datang sendiri tersebut langsung mendatangi sejumlah petugas dan meminta untuk segera disuntik mati.
Petugas yang mendengar keinginan dari ABG itu langsung dibuat kaget dan mengamankannya ke ruang khusus. Di ruangan itu L bercerita panjang lebar perihal keinginannya agar disuntik mati.
Mendengar keluh kesah dari L, akhirnya disimpulkan bahwa dirinya tengah depresi akibat putus cinta. Akhirnya petugas rumah sakit pun berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mencari tahu keberadaan keluarganya sebagai antisipasi mencegah terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
"Kami pernah juga menangani kasus seperti ini, jadi pihak rumah sakit memutuskan untuk melakukan pendampingan terhadap L disamping juga berkoordinasi dengan polisi untuk diawasi," tambahnya.
Wahyu mengatakan, yang dikhawatirkan L bertindak nekat apalagi tengah depresi, sehingga pengawasan ketat, baik dari kepolisian dan orang tuanya perlu dilakukan, jangan sampai terjadi sesuatu terhadap dirinya.
Berita Terkait
Program stunting Rp10 miliar, tapi sampai ke rakyat hanya Rp2 miliar
Rabu, 18 Desember 2024 16:48 Wib
Pertumbuhan ekonomi Kalteng hanya sedikit di bawah nasional
Selasa, 17 Desember 2024 14:38 Wib
Maman sebut penghapusan piutang hanya untuk UMKM dalam daftar hitam
Selasa, 26 November 2024 7:59 Wib
Rizky Ridho minta timnas tak hanya fokus satu pemain dari Jepang
Kamis, 14 November 2024 20:20 Wib
Hanya satu desa di Kapuas berhasil capai peringkat Proklim Utama
Kamis, 14 November 2024 16:45 Wib
Komisi II DPRD: MTQ Korpri bukan hanya sebatas lomba bagi ASN
Senin, 11 November 2024 13:02 Wib
Penghapusan utang hanya bagi UMKM yang tak mampu bayar
Rabu, 6 November 2024 15:13 Wib
Pj Bupati: MTQ-Hadis jangan hanya sekedar agenda seremonial
Kamis, 31 Oktober 2024 21:23 Wib