Jalan Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama dibuka selama lebaran

id provinsi kalimantan tengah,kalteng,kepala dinas pupr kalteng,shalahuddin,pangkalan bun-kolam,jalan pangkalan bun-kolam

Kepala Dinas PUPR Kalteng Shalahuddin saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (16/5/2019). (Foto Antara Kalteng/Jaya W Manurung)

Palangka Raya (ANTARA) - Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kalimantan Tengah Shalahuddin menyebut jalan Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama, Kabupaten Kotawaringin Barat yang sekarang ini ditutup karena sedang dilakukan pembangunan jalan layang, akan kembali dibuka untuk memudahkan masyarakat mudik lebaran.

Pembukaan jalan Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama yang akan dilakukan dari H-5 sampai H+5 lebaran tahun ini, merupakan permintaan dari Bupati Kotawaringin Barat dalam menghadapi arus mudik dan balik selama lebaran, kata Shalahuddin di ruang kerjanya, Kamis.

"Selain membuka, kami juga akan melakukan pengeringan dan penimbunan di sekitar jalan Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama itu. Alat berat juga disediakan di sekitar jalan itu untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan," tambahnya.

Baca juga: Jalan Pangkalan Bun - Kolam ditutup setahun, ini komentar Wabup Kobar

Shalahudin mengakui kondisi jalan Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama sekarang ini terendam air. Untuk itu, tim dari PUPR Kalteng sedang melakukan pengeringan agar ketika dibuka, tidak menyulitkan masyarakat yang melintasinya.

"Kami optimis H-5 jalan Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama tidak ada masalah. Tim yang kami bentuk juga terus berupaya memastikan kondisi jalan di Kalteng semuanya bisa dilalui, dengan nyaman oleh masyarakat selama arus mudik-balik lebaran," tegasnya.

PUPR Kalteng telah membentuk tim khusus sebagai upaya memastikan pengerjaan sejumlah ruas jalan di provinsi ini terlaksana secara maksimal. Hal itu sebagai upaya menindaklanjuti perintah Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, agar kondisi jalan di seluruh provinsi ini nyaman dilintasi selama arus mudik-balik.

Dia mengatakan sejak dua minggu yang lalu tim tersebut telah diturunkan untuk mengawasi setiap pekerjaan yang dilakukan oleh kontraktor yang menanganinya. Adapun penanganan yang dilakukan, berupa pemeliharaan ruas jalan yang mengalami kerusakan.

"Kami bertanggung jawab penuh terhadap kepentingan masyarakat, sesuai komitmen dari Gubernur Kalteng Sugianto Sabran," demikian Shalahuddin.

Baca juga: Gubernur pantau pembangunan jalan layang Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama

Baca juga: Pengerjaan tiang pancang jalan layang Pangkalan Bun-Kolam ditargetkan selesai Agustus 2019

Pewarta :
Uploader : Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar