Ketua DPRD Gumas ajak masyarakat ubah pola pikir petik menjadi budaya tanam

id DPRD Kurun,Ketua DPRD Gumas Gumer,Ketua DPRD Gumas ajak masyarakat ubah pola pikir petik menjadi budaya tanam

Ketua DPRD Gumas ajak masyarakat ubah pola pikir petik menjadi budaya tanam

(dari kiri) Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Gunung Mas Punding S Merang, Ketua DPRD Kabupaten Gunung Mas Gumer, Pabung Kodim 1016 PLK Mayor Inf Catur Prasetyo Nugroho berfoto bersama usai Upacara Hari Jadi ke-17 Kabupaten Gunung Mas, di Kuala Kurun, Jumat (21/6/2019). (Foto Diskominfo dan SP Kabupaten Gunung Mas)

Kuala Kurun (ANTARA) - Ketua DPRD Kabupaten Gunung Mas Kalimantan Tengah Gumer, mengajak masyarakat untuk mengubah pola pikir, dari yang awalnya terbiasa dengan budaya petik menjadi budaya tanam.

"Masyarakat saya harap dapat mengubah pola pikir, agar pemasukan mereka terukur dan pasti," kata Gumer usai mengikuti Upacara Hari Jadi ke-17 Kabupaten Gumas, di Kuala Kurun, Jumat. 

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu mengatakan, sejauh ini pemerintah telah menyusun berbagai program yang bertujuan untuk mengubah pola pikir masyarakat dari budaya petik menjadi budaya tanam.

Contohnya saja, lanjut dia, pembagian bibit ternak, bibit ikan, cetak sawah, dan lain sebagainya. Jika berbagai program tersebut berhasil, maka masyarakat Kabupaten Gumas dapat memiliki penghasilan yang terukur dan pasti.

Oleh sebab itu, Gumer berharap masyarakat di kabupaten bermotto 'Habangkalan Penyang Karuhei Tatau' dapat mengikuti dan mendukung seluruh program pemerintah, baik itu pusat, provinsi, kabupaten, kecamatan, hingga desa/kelurahan.

Legislator yang berasal dari daerah pemilihan III yang mencakup Kecamatan Tewah, Kahayan Hulu Utara, Miri Manasa dan Damang Batu ini mengingatkan, berbagai program yang diberikan pemerintah tak lain bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Masyarakat saya minta untuk mengikuti dan mendukung apa yang diprogramkan oleh pemerintah. Bantuan bibit ternak, ikan, dan lainnya yang telah diberikan oleh pemerintah hendaknya dapat dikelola dengan baik," ucapnya.

Sebelumnya, Bupati Gumas Jaya S Monong mengatakan pemerintah daerah akan berusaha untuk mengubah pola pikir masyarakat, dari budaya petik menjadi budaya tanam. Tentunya hal itu akan dilakukan secara bertahap.

Menurut orang nomor satu di Kabupaten Gumas ini, perubahan pola pikir dari budaya petik ke budaya tanam harus terjadi. Oleh sebab itu, dia mengajak masyarakat untuk memanfaatkan berbagai peluang usaha yang ada di wilayah setempat.

"Peluang usaha di daerah ini sangat banyak, seperti pertanian, pariwisata, perkebunan, peternakan, perikanan dan sektor usaha lainnya. Pemkab Gumas mendukung masyarakat yang akan berusaha di sektor itu," demikian Jaya.

Pewarta :
Uploader : Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar