Gubernur pantau penyaluran BST di Pulang Pisau

id Pemkab pulpis, pulang pisau, edy pratowo, bantuan sosial tunai, covid 19, gubernur kalteng, sugianto sabran

Gubernur pantau penyaluran BST di Pulang Pisau

Bupati Pulang Pisau Edy Pratowo menyerahkan bantuan sosial kepada penerima, Jumat, (3/7/2020). (ANTARA/Adi Waskito)

Pulang Pisau (ANTARA) - Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran memantau penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) bersumber dari APBD pemerintah provinsi kepada 8.986 kepala keluarga terdampak pendemi COVID-19 di Kabupaten Pulang Pisau melalui konferensi video.

"Bantuan sosial yang disalurkan sebesar Rp500 ribu per KK. Nantinya pada gelombang kedua penerima bantuan sosial dipersiapkan sebesar Rp200 ribu dalam bentuk paket sembako," kata Sugianto, Jumat.

Ia menjelaskan keterlambatan penyaluran BST kepada masyarakat di Pulang Pisau karena sebelumnya masih proses validasi data yang sangat ketat. Dari 180 ribu KK usulan penerima bantuan sosial pemprov, setelah verifikasi dan validasi data, jumlahnya menjadi 152 ribu lebih KK.

Seperti di Kotawaringin Timur ditemukan anak pejabat menjadi penerima bantuan sosial. Beberapa kabupaten lain ada penerima bantuan yang telah meninggal dan ada pula PNS, sehingga semua data harus diverifikasi sebelumnya.

Sementara itu, Bupati Pulang Pisau Edy Pratowo mewakili Gubernur Kalteng menyerahkan bantuan kepada perwakilan penerima, mengucapkan terima kasih atas bantuan pemprov dengan total mencapai Rp4,493 miliar.

Selain menerima bantuan dari pemprov, masyarakat setempat ada juga yang menerima bantuan sosial dari Kementerian Sosial yang bersifat regular melalui Bantuan Sosial Tunai (BST), Program Keluarga Harapan (PKH) hingga Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Dalam penyaluran bantuan yang disaksikan Forkopimda itu, Edy Pratowo juga mengungkapkan perkembangan COVID-19 di wilayah setempat mengalami tren penurunan yang signifikan. Dari data sebanyak 18 pasien terkonfirmasi positif, 15 pasien dinyatakan sembuh dan satu meninggal.

"Pasien yang masih dalam perawatan hanya menyisakan dua pasien. Kita semua bersama berdoa agar pandemi COVID-19 segera berakhir," ucapnya.

Dalam penyaluran bantuan sosial melalui konferensi video tersebut, Gubernur Kalteng juga memberikan modal usaha sebesar Rp40 juta dari uang pribadi kepada dua penerima bantuan yang berusia senja. Kedua penerima ini memiliki penghasilan tidak menentu dan bekerja sebagai buruh sawah dan tambal ban.

Turut hadir dalam penyaluran simbolis bantuan sosial, diantaranya Plt Sekretaris Daerah Saripudin, Sekretaris Dinas Sosial Kalteng Budi Santoso, serta para pejabat lainnya.

Pewarta :
Uploader : Admin 4
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar