Tiga pekerja China tewas di terowongan jalan raya terendam banjir

id kecelakaan terowongan,terowongan China,pekerja china,pekerja terowongan china,china

Tiga pekerja China tewas di terowongan jalan raya terendam banjir

Ilustrasi - Terowongan kereta api cepat. (ANTARA /M Agung Rajasa)

Beijing (ANTARA) - Tiga dari 14 pekerja yang terjebak dalam terowongan jalan raya yang terendam banjir selama enam hari sejauh ini di kota Zhuhai, China selatan, ditemukan tewas, kata pemerintah setempat.

Pada 15 Juli, air tiba-tiba bocor ke terowongan Shijingshan, yang sedang dibangun di bawah waduk, hingga membuat para pekerja terjebak di dalam dengan jarak lebih dari satu kilometer dari pintu masuk.

Pada Senin (19/7), tim penyelamat menemukan dua pekerja yang tewas sekitar 1.060 meter dan 1.070 meter dari pintu masuk terowongan, kata pemerintah Zhuhai.

Baca juga: Petugas Imigrasi tangkap WNA China dan Malaysia di lokasi tambang

Sejak saat itu, jasad seorang pekerja lainnya telah diambil.

Pada pukul 08.00 pagi (waktu setempat) pada Selasa, tim penyelamat berada 856,1 meter ke dalam terowongan, atau 303,9 meter dari tempat para pekerja terjebak, kata wali kota kota Zhuhai, Huang Zhihao, pada sebuah konferensi pers.

Terowongan yang luas itu masih terendam di bawah air, meskipun permukaan air secara keseluruhan telah turun sejak pekan lalu.

Kecelakaan itu adalah yang kedua di terowongan tersebut sejak Maret, saat sebuah dinding runtuh menimpa dan menewaskan dua pekerja.

Terowongan itu adalah bagian dari jalan tol utama di kota Zhuhai di provinsi Guangdong, yang menghubungkan kota pesisir itu dengan sebuah jembatan ke dua kota tetangganya, Makau dan Hong Kong.

Sumber: Reuters

Baca juga: Warga asal Jerman dan Australia ajukan permohonan jadi WNI di Bali

Baca juga: Imigrasi tahan WNA Filipina yang bekerja di SPBU Gowa

Pewarta :
Editor : Rachmat Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar