Pelni Pangkalan Bun nyatakan belum ada kenaikan tarif tiket penumpang

id Pelni pangkalan bun, kapal laut, pelabuhan kumai, kenaikan harga tiket kapal, harga bbm, bahan bakar minyak, kotawaringin barat, pelayaran

Pelni Pangkalan Bun nyatakan belum ada kenaikan tarif tiket penumpang

Dokumentasi - KM Awu dan KM Kelimutu saat sandar di Pelabuhan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat. (ANTARA/Dokumentasi Pribadi)

Ya masih dibahas sih sebenarnya soal penyesuaian harga ini, kita di sini masih menunggu informasi lanjutan perihal kebijakan dari atas

Pangkalan Bun (ANTARA) - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah memastikan hingga saat ini belum ada terjadi kenaikan atau penyesuaian harga tiket penumpang, pasca terjadinya kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Kepala Kantor Cabang PT Pelni Pangkalan Bun, Roni Abdullah di Pangkalan Bun, Sabtu, menegaskan, hingga saat ini harga tiket penumpang masih normal tidak ada kenaikan dampak dari adanya kenaikan harga BBM.

"Untuk harga normal dari Pelabuhan Kumai ke Surabaya kelas ekonomi masih di Rp200 ribu untuk dewasa dan untuk Kumai ke Semarang masih tetap di harga Rp189 ribu," ujarnya.

Namun dijelaskan Roni, kedepan belum bisa dipastikan ada atau tidaknya kenaikan harga tiket penumpang. Saat ini masih digodok oleh pihak terkait, seperti Kemenhub, Kementerian BUMN, PT Pelni, dan PT Pelindo.

"Ya masih dibahas sih sebenarnya soal penyesuaian harga ini, kita di sini masih menunggu informasi lanjutan perihal kebijakan dari atas," terangnya.

Baca juga: Polres Kobar tindak oknum anggota Polair yang diduga lakukan pungli

Saat ini PT Pelni menyediakan dua unit kapal penumpang yakni KM Kelimutu dan KM Awu yang melayani rute Kumai ke Surabaya dan Kumai ke Tanjung Emas Semarang.

"Sebelumnya kita menyediakan tiga unit kapal, namun satu unit kapal yakni KM Lawit saat ini masuk 'dock' untuk perawatan," jelasnya.

Untuk penumpang sendiri, dikatakan Roni, antusiasme masyarakat dalam menggunakan transportasi laut masih terhitung normal dan pada setiap keberangkatan sekitar 300 penumpang yang naik dari Pelabuhan Kumai.

"Kebanyakan penumpang kita dari pekerja sawit dengan tujuan beberapa daerah ke Indonesia Timur, misal Bima, Waingapu, Kupang, dan daerah lainnya. Karena kapal kita setelah ke Surabaya langsung meneruskan perjalanan tujuan Indonesia bagian timur," katanya.

Adapun daftar jadwal keberangkatan kapal dari PT Pelni Cabang Pangkalan Bun/Kumai untuk September, yakni
KM Kelimutu dan KM Awu tujuan Surabaya yakni tanggal 2, 9, 15, dan 23 September. Semetara tujuan Semarang yakni tanggal 8 dan 21 September.

"Untuk pembelian tiket bisa langsung ke loket kita di kantor cabang PT Pelni Pangkalan Bun, di Loket Pelabuhan Kumai, via online www.pelni.co.id, lewat whatsapp 082252963744 atau lewat agen travel," tutupnya.

Baca juga: Pemkab Kobar berhasil serap Rp30 miliar untuk peremajaan kelapa sawit

Baca juga: Harpelnas, BPJS Ketenagakerjaan bagikan souvenir dan senam bersama

Baca juga: Dinas PMPTSP fasilitasi temu usaha pelaku UMKM