PPNI Barsel tingkatkan kemampuan nakes dalam penatalaksanaan kegawatdaruratan

id Ppni barito selatan, penatalaksanaan kegawatdaruratan, pemkab barito selatan, buntok, barito selatan, barsel, perawat

PPNI Barsel tingkatkan kemampuan nakes dalam penatalaksanaan kegawatdaruratan

Ketua PPNI Barito Selatan Kalam Jihad menyampaikan pemaparan dalam seminar di Buntok, Kamis, (15/9). ANTARA/Bayu Ilmiawan

Buntok (ANTARA) -
Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPD-PPNI) Barito Selatan, Kalimantan Tengah mengadakan seminar dan lokakarya keperawatan.
 
"Kegiatan seminar dan lokakarya keperawatan penatalaksanaan kegawatdaruratan ini untuk memperbaharui kembali pengetahuan peserta," kata Ketua PPNI Barsel Kalam Jihad di Buntok, Kamis.
 
Dikatakannya, pengetahuan tersebut terkait menangani bantuan hidup dasar dan pengelolaan pasien pada lingkungan bencana maupun pasca bencana bersama lintas sektor.
 
Menurut Kalam Jihad, dalam seminar yang dilaksanakan ini dijabarkan teori sekaligus dipraktikkan terkait keahlian tersebut. Praktik dimaksud, yakni bagaimana menolong orang tenggelam, menolong orang keracunan asap akibat kebakaran, termasuk penanganan kecelakaan lalu lintas di darat maupun di air serta lainnya.
 
Sementara itu Asisten II Sekretariat Daerah Barito Selatan, Manat Simanjuntak mengapresiasi dilaksanakannya seminar tersebut. Seminar kegawatdaruratan ini, bukan hanya untuk tenaga kesehatan, tetapi juga kepada lintas sektoral seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), damkar, Dinas Perhubungan serta instansi lainnya.
 
"Hal itu agar pemangku kepentingan bisa saling bahu-membahu menangani pasien, baik di lingkungan bencana maupun pasca terjadinya bencana," jelasnya.

Baca juga: 73 peserta ikuti turnamen tenis lapangan Bupati Cup Barsel 2022
 
Untuk itu, dia sangat mengapresiasi seminar dalam rangka memeriahkan hari jadi kabupaten Barito Selatan yang dilaksanakan DPD PPNI Barsel ini, dengan narasumber yang dihadirkan berasal dari emergency medical training Jakarta.
 
Dengan mengikuti seminar itu, para perawat dan pemangku kepentingan yang menjadi peserta akan bertambah wawasan dan pengetahuannya. Mereka akan semakin mahir dalam menangani pasien kegawatdaruratan, sehingga pasien bisa tertangani dengan baik.
 
Selain itu, Manat juga mengucapkan terima kasih kepada tenaga medis yang ada di daerah ini, karena selama pandemi COVID-19, mereka telah berjuang untuk masyarakat Barito Selatan.

Baca juga: Pj Bupati Barsel ingatkan masyarakat waspada banjir musiman

Baca juga: DPUPR Barsel segera perbaiki Jalan Soekarno Hatta di Desa Sababilah