Pemprov Kalteng optimalkan langkah pengendalian hadapi penambahan kota sampel inflasi

id pemprov kalteng, dishanpang kalteng, inflasi kalteng, kota sampel inflasi, kalteng, kalimantan tengah

Pemprov Kalteng optimalkan langkah pengendalian hadapi penambahan kota sampel inflasi

Foto Arsip - Satgas Ketahanan Pangan Kalteng meninjau Pasar Besar Palangka Raya belum lama ini. (ANTARA/Muhammad Arif Hidayat)

Palangka Raya (ANTARA) -
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengoptimalkan langkah-langkah pengendalian inflasi pada 2024 seiring dengan bertambahnya kota sampel dibanding tahun-tahun sebelumnya.
 
"Tahun 2024 kota sampel inflasi Kalteng bertambah menjadi empat dari yang sebelumnya hanya dua kota saja. Jadi terhitung mulai Januari ini, sampel inflasi kita meliputi Palangka Raya, Sampit, Kapuas serta Sukamara," terang Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Dishanpang) Kalteng Riza Rahmadi di Palangka Raya, Selasa.
 
Untuk itu masing-masing pemerintah kabupaten dan kota di Kalteng diminta dapat semakin meningkatkan kinerja, terutama berkaitan dengan upaya pengendalian inflasi di lapangan.
 
"Kalau sebelumnya dengan dua kota sampel inflasi, biasa disebut dengan inflasi gabungan. Kalau sekarang dengan empat kota sampel inflasi, maka semakin tegas disebutkan sebagai inflasi Kalteng, karena masing-masing sampel mewakili wilayah sekitarnya," jelasnya.

Baca juga: Pemprov Kalteng gelar apel besar awal tahun pastikan kedisiplinan ASN
 
Riza menjabarkan, selama ini terutama pada 2023 Kalteng merupakan salah satu provinsi dengan pengendalian inflasi cukup berhasil. Sebab terhitung sejak awal hingga akhir 2023, tingkat inflasi Kalteng cenderung menurun dan semakin terkendali.
 
Tercatat pada Januari tingkat inflasi gabungan yakni 5,81 (yoy), berangsur dapat semakin diturunkan, di antaranya menjadi 4,85 (yoy) pada April, 3,19 (yoy) Juli, hingga terakhir 2,58 (yoy) pada November.
 
Berbagai program dan kegiatan yang dijalankan selama 2023 ini, dinilai efektif dalam mendorong penurunan inflasi di Kalimantan Tengah, melalui operasi pasar gerakan pangan murah, pasar penyeimbang, pasar murah, bantuan beras subsidi, bantuan pangan, serta lainnya.
 
Riza mengatakan, sederet program dan kegiatan baik yang diinisiasi Pemprov Kalteng maupun pusat serta kabupaten/kota, dikolaborasikan dengan baik sehingga berjalan cukup efektif yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat secara luas.
 
"Kami harapkan kepada semua pemangku kepentingan pada 2024 ini juga terus menjaga kinerjanya, bersama-sama kita jaga inflasi Kalteng sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga. Kita juga terus berupaya agar akses pangan dengan harga terjangkau bagi masyarakat terus tersedia," katanya.

Baca juga: Gubernur Kalteng: Berbagai capaian kinerja 2023 implementasi RPJMD

Baca juga: Keberhasilan Kalimantan Tengah kendalikan inflasi selama 2023

Baca juga: Terima LHP dari BPK RI, Wagub tegaskan Pemprov Kalteng komitmen terus pacu kinerja