Pacu literasi dan inklusi keuangan, OJK Kalteng usung empat program pada 2024

id ojk kalteng, otoritas jasa keuangan, literasi keuangan kalteng, inklusi keuangan kalteng, otto fitriandy, kalteng, kalimantan tengah

Pacu literasi dan inklusi keuangan, OJK Kalteng usung empat program pada 2024

Foto Arsip - Kepala OJK Kalteng, Otto Fitriandy (kiri) bersama jajaran pimpinan OJK Regional Kalimantan lainnya. (ANTARA/Muhammad Arif Hidayat)

Palangka Raya (ANTARA) -
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mengusung empat program prioritas pada tahun 2024, di antaranya sebagai upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan.
 
Kepala OJK Kalteng Otto Fitriandy di Palangka Raya, Senin, menjelaskan, program kerja 2024 tersebut meliputi Desa Ekosistem Inklusif (EKI), Gebyar Safari Ramadhan, Bulan Inklusi Keuangan dan Kejar.
 
"Melalui berbagai program dan kegiatan yang kami laksanakan, diharapkan tingkat literasi maupun inklusi keuangan dapat terus ditingkatkan," katanya.
 
Otto menjelaskan untuk Program Desa Ekosistem Inklusif 2024, pihaknya telah dilaksanakan rapat koordinasi pembahasan Desa EKI di Desa Lalang Kecamatan Kotawaringin Lama Kabupaten Kotawaringin Barat melibatkan Pj Bupati, Bank Indonesia, dan lembaga jasa keuangan.
 
Saat ini sedang dilaksanakan pemetaan survei ketersediaan akses keuangan masyarakat di Desa Lalang, pertemuan lanjutan untuk optimalisasi Badan Usaha Milik Desa menjadi Agen Laku Pandai, termasuk rencana pengembangan menjadi Desa Wisata yang diajukan Pemerintah Desa Lalang.
 
"Memanfaatkan momentum Bulan Ramadhan, kami juga siap melaksanakan Gebyar Safari Ramadhan "Festival Ramadhan Berkah"," ujarnya.

Baca juga: Pasca Pemilu, Pemprov Kalteng laksanakan GPM di tiga lokasi jaga harga tetap stabil
 
Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan dalam Gebyar Safari Ramadhan yakni lomba fashion show, mewarnai anak, tartil Quran, bazar UMKM, hingga bincang-bincang keuangan syariah bekerjasama lembaga jasa keuangan.
 
Lebih lanjut Otto memaparkan, untuk Bulan Inklusi Keuangan, pihaknya menyiapkan Lomba Pengerjaan Learning Management System (LMSKU OJK) bagi mahasiswa dan santri, lomba pembuatan artikel, podcast ngobrol santai bersama Komunitas Link Kalteng Generasi Tiga, serta edukasi keuangan bersama penyandang disabilitas, pelaku UMKM dan mahasiswa.
 
"Sedangkan Program Kejar, adalah Program Satu Rekening Satu Pelajar melalui bank sampah bekerja sama dengan beberapa sekolah di Kota Palangka Raya bersama Bank Kalteng serta pengepul untuk pembukaan rekening tabungan siswa yang mengumpulkan daur ulang botol minuman," ucapnya.
 
Selain itu juga dilaksanakan optimalisasi keberadaan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) yang dimiliki masing-masing pemda, baik pemprov, pemkab maupun pemkot. Adapun berdasarkan data per 2022, tingkat inklusi keuangan Kalteng mencapai 81,30 persen dan literasi keuangan Kalteng mencapai 32,73 persen.

Baca juga: KI Kalteng berperan penting mewujudkan keterbukaan informasi publik

Baca juga: Gubernur harapkan putra-putri terbaik Kalteng menjadi Menteri

Baca juga: Pemprov lengkapi pembangunan Bundaran Besar dengan RTH