"Saya sudah tidak bisa maju jadi calon Gubernur Kalteng," kata Teras Narang

id Anggota DPD RI, Agustin Teras Narang, Teras Narang, DPD RI, Kalteng, Kalimantan Tengah, pilkada

"Saya sudah tidak bisa maju jadi calon Gubernur Kalteng," kata Teras Narang

Agustin Teras Narang menyampaikan foto dirinya saat masih menjabat Gubernur Kalteng rentang periode 2005 sampai 2015. ANTARA/HO-Tim Teras Narang.

Palangka Raya (ANTARA) - Anggota DPD RI Agustin Teras Narang mengapresiasi sekaligus mengucapkan terimakasih atas dorongan dan harapan masyarakat Provinsi Kalimantan Tengah, agar dirinya kembali maju sebagai calon gubernur di pemilihan kepala daerah tahun 2024.

Dorongan dan harapan itu sering disampaikan pada saat melaksanakan reses sebagai anggota DPD RI maupun media sosial, kata Teras Narang melalui pesan singkat diterima di Palangka Raya, Rabu.

"Tentu saya sangat terharu dengan keinginan Itu. Namun dengan rasa hormat saya sampaikan kepada masyarakat Kalteng, saya sudah tidak bisa maju sebagai gubernur," ucapnya.

Hal itu, lanjut mantan Gubernur Kalteng periode 2005-2010 dan 2010-2015 ini, berdasarkan peraturan perundang-undangan yang membatasi Presiden dan Wakil Presiden serta Kepala Daerah, baik gubernur maupun bupati/wali kota hanya boleh dua kali masa jabatan, yaitu 10 tahun.

Baca juga: Berumur 185 tahun, GKE harus terus berkembang dan bertransformasi

Untuk itu, sebagai pribadi yang telah menjalani masa kepemimpinan gubernur dua kali masa jabatan, maka dengan ketentuan UU, Senator asal Kalteng ini pun sudah tidak dapat kembali mencalon atau dicalonkan.

"Dengan segala hormat dan terima kasih saya sampaikan, agar masyarakat Kalteng yang mengharapkan saya kembali menjadi Gubernur Kalteng, dapat memahami dan memaklumi ketentuan UU itu," kata Teras Narang.

Anggota Komite II DPD RI ini juga berpandangan bahwa dua periode menjabat gubernur, untuk memegang dan melaksanakan amanah rakyat Kalteng sudah lebih dari cukup.
 
Dia mengatakan terkait keberlanjutan pembangunan di Kalteng, khususnya pembangunan infrastruktur yang mendorong percepatan giat ekonomi dan sosial budaya di berbagai wilayah, hal ini membutuhkan kerja gotong royong.

"Seluruh elemen masyarakat Kalteng harus punya peran dalam menentukan arah pembangunan," demikian Teras Narang.

Baca juga: Masyarakat Kalimantan harus lebih cerdas hadapi persaingan IKN, kata Teras Narang

Baca juga: Akui cukup rumit, UU terkait pengelolaan lingkungan harus dirancang secara baik

Baca juga: Diperlukan langkah taktis dan strategis atasi kenaikan harga beras maupun inflasi