Sukamara (ANTARA) - Penjabat Bupati Sukamara, Kalimantan Tengah Rendi Lesmana menyampaikan, penanaman jagung sejuta hektare merupakan program Pemerintah Republik Indonesia dalam rangka mewujudkan swasembada pangan.
"Penanaman jagung merupakan salah satu program pengembangan pertanian yang tidak hanya dilaksanakan di wilayah ini saja. Namun juga di seluruh wilayah Indonesia, guna mewujudkan ketahanan pangan nasional dalam mengupayakan produktivitas pertanian agar semakin meningkat," ucapnya di Sukamara, Kamis.
Dia menjelaskan penanaman jagung di wilayah setempat dilakukan di dua PBS yang ada di Sukamara dengan total luasan lahan saat ini sekitar delapan hektare. Pihaknya juga masih menunggu lahan lainnya yang akan segera disiapkan.
"Kita berharap dengan adanya hal ini dapat menjadi langkah nyata memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani yang ada di wilayah kita. Program ini juga mampu mempercepat upaya swasembada jagung guna memenuhi kebutuhan domestik," tuturnya.
Baca juga: Presiden resmikan 37 proyek ketenagalistrikan, termasuk SUTT 150 kV Kendawangan-Sukamara
Disampaikannya, komoditi jagung merupakan salah satu yang menjadi prioritas setelah beras. Selain sebagai kebutuhan secara langsung, juga bisa dijadikan sebagai pakan ternak dan lainnya.
"Ini merupakan bagian dari upaya kita di Sukamara untuk membantu memenuhi target Provinsi Kalteng seluas 200 hektare dari Pemerintah RI," tegasnya.
Dia mengatakan, hal ini adalah tugas bersama sebagai anak bangsa dalam menjawab tantangan untuk menguatkan ketahanan pangan yang ada di wilayah setempat.
Baca juga: Dinkes dan Lapas Sukamara Lakukan Kerjasama Tangani Limbah Medis
Baca juga: Memasuki musim hujan, Pemkab Sukamara antisipasi terjadinya banjir
Baca juga: Pemkab Sukamara kaji potensi budi daya perikanan air tawar