Kasongan (ANTARA) - Danramil 1019-03/Katingan, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Lettu Inf Ismail berupaya meningkatkan kedisiplinan siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) Kasongan melalui Peraturan Baris Berbaris (PBB).
"Mencetak generasi muda yang bertanggung jawab harus dilakukan sejak dini, salah satunya melalui pelatihan PBB di momen Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS)," katanya di Kasongan.
Dia menerangkan, dalam pembekalan pengetahuan dasar mengenai Peraturan Baris Berbaris ini diharapkan mampu membentuk sikap disiplin, rasa tanggung jawab, serta semangat kebersamaan sejak awal mengikuti pendidikan di sekolah menengah atas.
Ismail menjelaskan, pelatihan PBB bukan sekadar latihan fisik, tetapi juga bagian dari proses pembentukan karakter siswa agar memiliki etika, ketegasan, dan sikap hormat kepada sesama.
“Kami ingin menanamkan nilai disiplin sejak awal agar para siswa tumbuh menjadi generasi yang berkualitas dan siap menghadapi tantangan ke depan,” jelasnya.
Dia juga menegaskan bahwa pembinaan semacam ini akan memberi dampak positif dalam membangun mental siswa yang lebih terarah, serta memupuk rasa cinta tanah air melalui kegiatan-kegiatan kebangsaan.
Baca juga: Pemkab Katingan selaraskan program kerja OPD dengan visi-misi
Didampingi oleh Babinsa setempat, Sertu Bambang, kegiatan pelatihan PBB berlangsung lancar dan penuh semangat.
Pada kesempatan itu, Bambang turut memberikan materi dasar seperti sikap sempurna dan penghormatan, yang menjadi bagian penting dalam proses pengenalan budaya disiplin kepada para siswa.
Menurut Sertu Bambang, materi tersebut dirancang untuk membentuk sikap hormat, tanggung jawab, dan kepatuhan terhadap aturan. Ia berharap pembinaan ini menjadi fondasi bagi siswa dalam menjalani masa pendidikan di sekolah.
“Dengan kegiatan ini, kami berharap siswa baru dapat memahami arti penting kedisiplinan dan mampu menjalin kebersamaan serta memiliki tanggung jawab yang tinggi dalam setiap aktivitas sekolah,” ungkapnya.
Lanjut dijelaskan bahwa kegiatan MPLS ini menjadi salah satu contoh sinergi antara TNI dan institusi pendidikan dalam mendukung pembangunan karakter generasi muda, sekaligus memperkuat wawasan kebangsaan dan nilai-nilai nasionalisme di lingkungan sekolah.
Baca juga: Pemkab-DPRD Katingan fokus efisiensi dan dampak nyata penyusunan anggaran 2026
Baca juga: Bupati Katingan tinjau MPP tegaskan komitmen peningkatan pelayanan publik
Baca juga: Mahasiswa KKN UPR di Katingan diharapkan bawa perubahan kemajuan desa
