Tari Borneo Enggang Tarik Perhatian Pengunjung Inggris

id tari borneo enggang, paviliun indonesia, kemenpar

Paviliun Indonesia di ajang pameran wisata di ExCel London, Inggris. (Foto Kemenpar RI)

London (Antara Kalteng) - Tari Eksotik Borneo Enggang, yang menceritakan kisah seorang pemburu yang memburu burung Enggang yang berbulu indah dan lemah lembut, menarik perhatian pengunjung paviliun Indonesia di  ExCel London, Inggris.

Paviliun Indonesia yang mengusung kapal Phinisi dan Uma Mbatangu atau rumah bermenara dari Sumba selama tiga hari dari tanggal 6 hingga 8 November, juga menampilkan kesenian Indonesia diantaranya tarian dari Borneo Enggang yang dibawakan tiga penari Novarita, Shinta Liana dan Azmansyah dari Anjungan Kaltim Taman Mini dan juga ditampilkan tari Bali.

"Senang dan bangga bisa menampilkan kesenian budaya Indonesia  mendapat sambutan yang luar biasa dari pengunjung," ujar Novarita kepada Antara London, Senin malam.

Dikatakannya penampilan kesenian asal Kalimantan itu mendapat dukungan dari Kepala Dinas Pariwisata Kalimantan Timur Shafruddin Pernyata.

Menurut Novarita, Enggang merupakan burung yang ada di Borneo yang merupakan lambang persatuan orang Dayak. Enggang juga menjadi satwa identitas Negeri Sarawak, Provinsi Kalimantan Barat, dan lambang Universitas Lambung Mangkurat.

Dikatakannya seharusnya tarian burung Enggang eksotik ini dibawakan 12 penari, namun sayangnya menampilan kali ini di London hanya dibawakan tiga orang. Akan tetapi tetap mendapat sambutan yang luar biasa, ujarnya.

Selain tari Enggang juga ditampilkan Tari Legong Jobog dari Bali yang dibawakan penari Ida Ayu Ratih Ratna Dewi dan Ni Made Suradjani  
seniman dari Karang Asem Bali dan juga Tari topeng keras dibawakan I Gede Gusman Adigunawan.

Menurut I Putu Arnawa sebagai petugas tim kesenian dari Karang Asem ini bertujuan untuk mendukung pameran pariwisata WTM London,
    
Paviliun Indonesia  mengusung Kapal Phinisi serta rumah Sumba itu menarik perhatian para pengunjung dengan tampilan postel berbagai objek wisata yang juga dimeriahkan dengan menampilan Carnival Wonderful Indonesia yang dibawakan penari Melly Zamri dan Diah Nathawalfi.

Selain itu Paviliun Indonesia  menyediakan  stand hena yang dilakukan Mohamad Arief Akbar, pelukis heyna dari Jakarta, alat promosi VR Oculus, dan Spa dari Martha Tilaar serta stand kopi dan minuman eksotik dari Indonesia disiapkan barista Indonesia Deryl Juniar.

Pewarta :
Editor: Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar