Pemprov Kalteng diminta tingkatkan infrastruktur di Kobar-Sukamara

id DPRD Kalteng,Yustina Ismiati

Hj Yustina Ismiati. (Istimewa)

Masyarakat di dua kabupaten tersebut beberapa kali menyampaikan aspirasi kepada tim reses Daerah Pemilihan III Kalteng agar Pemprov ikut meningkatkan infrastruktur
Palangka Raya (Antaranews Kalteng) - Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Yustina Ismiati meminta pemprov ikut melakukan peningkatan infrastruktur jalan dan jembatan yang menghubungkan kecamatan dengan desa di Kabupaten Sukamara dan Kotawaringin Barat pada tahun 2018.

Masyarakat di dua kabupaten tersebut beberapa kali menyampaikan aspirasi kepada tim reses Daerah Pemilihan III Kalteng agar Pemprov ikut meningkatkan infrastruktur, kata Yustina di Palangka Raya, Selasa.

"Pemprov melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang meningkatkan jalan dan jembatan antar Kabupaten Sukamara dan Kabupaten Kobar, yakni jalan Jembatan Jelai, dan seberang Gajah-Pantai Lunci," ucapnya.

Anggota Komisi B DPRD Kalteng ini juga mengingatkan bahwa kelanjutan pembangunan jalan dan jembatan dari Riam Durian-Sukamara-Bundung hingga Jelai yang merupakan aset Pemprov agar tetap diperhatikan kualitasnya.

Dia mengatakan Pemerintah Kabupaten Sukamara ada mengusulkan peningkatan jalan dan jembatan dari Kenawan-Lama Baru Kecamatan Permata Kecubung. Di mana jalan tersebut perlu di buat Box Curvet agar tidak ada lagi antrian panjang kendaraan karena jalan jembatan yang rusak.

"Tidak hanya itu, saat reses di Kabupaten Kobar, pemerintah daerah setempat juga mengharapkan peningkatan/pelebaran jalan dan jembatan Sungai Jelai Lamandau, kemudian Pangkalan Lima menuju Kumai dan menuju Pelabuhan Roro." kata Yustina.

Pemkab Kobar juga berharap adanya peningkatan sarana dan prasarana Istana Kuning. Sebab, istana kuning merupakan salah satu kebanggan masyarakat Kobar, agar lebih baik dan dapat menarik turis domestik dan mancanegara.

"Kalau banyak wisatawan domestik maupun mancanegara datang ke Kalteng kan tentunya memberikan dampak positif terhadap pendapatan asli daerah (PAD) maupun lowongan pekerjaan bagi masyarakat," demikian Srikandi Partai Gerakkan Indonesia Raya (Gerindra) ini. 

Pewarta :
Editor: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar