Paslon Yulhaidir-Iswanti tolak berita hoax dan isu SARA di Pilkada Seruyan [VIDEO]

id Pilkada Seruyan,Pilkada Kalteng,Paslon Yulhadir dan Iswanti,tolak berita hoax dan isu SARA

Tim pendukung pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Seruyan Yulhaidir - Iswanti (Ist)

Seruyan (Antaranews Kalteng) - Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, nomor urut 3, Yulhaidir - Iswanti menolak keras berita hoax (bohong) dan isu SARA dalam kampanye Pilkada, sebaliknya mendukung penuh Pilkada Damai di Kabupaten Seruyan tahun 2018.

Yulhaidir yang juga mantan Wakil Bupati Seruyan periode 2013-2018 mengatakan pihaknya menolak keras berita hoax dan isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) pada pelaksanaan Pilkada karena bisa memecah belah warga negara dan membuat kerusakan dalam berbangsa dan bernegara. 

Menurut dia, Pilkada harus berjalan aman, adil, tertib, dan jujur, yang mana semua elemen masyarakat dan para tokoh harus berkontribusi positif bagi terselenggaranya pesta demokrasi berkualitas. 

Baca juga: - Paslon Edy Riswan-Soetoyo tolak berita hoax di Pilkada Seruyan

                   - Paslon Sudarsono-Hairil Yadi sepakat menolak isu SARA di Pilkada Seruyan


Selain itu, tim pendukung pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Seruyan Yulhaidir - Iswanti juga ikut menyatakan mendukung untuk menolak berita-berita hoax dan isu-isu SARA serta mendukung Pilkada Damai di Kabupaten Seruyan.

Terkait mengenai larangan politisasi rumah ibadah sebagai tempat kampanye, tim pendukung paslon Yulhaidir-Iswanti sangat mendukung hal itu karena dengan larangan tersebut agama tidak lagi dijadikan komoditas politik praktis.

Ia menekankan, masyarakat selalu menjaga kerukunan dan kedamaian, sehingga pelaksanaan pilkada di Seruyan bisa berjalan aman dan kondusif.

Pilkada Seruyan yang bakal dilaksanakan 27 Juni 2018, diikuti sebanyak tiga pasangan calon, yakni pasangan calon nomor urut 1 Sudarsono - Hairil Yadi, momor urut 2 Edy Riswan - Soetoyo dan nomor urut 3 Yulhaidir - Iswanti.
 

Pewarta :
Uploader : Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar