Pertolongan pertama pada serangan asma

id asma,pertolongan pertama,sesak nafas

Pertolongan pertama pada serangan asma

Ilustrasi - Asma (Istimewa)

Palangka Raya (Antaranews Kalteng) - Biasanya, tanda-tanda dari serangan asma yaitu sulit bernapas, batuk terus-terusan, napas pendek, hingga sulit melanjutkan aktivitas. Jika serangan asma ini terjadi pada Anda, sebaiknya jangan panik. Berikut adalah hal yang harus dilakukan ketika serangan asma muncul tiba-tiba.

Hal yang harus dilakukan saat serangan asma kambuh

1. Berhenti beraktivitas dan duduk
Bila di tengah-tengah aktivitas Anda mengalami serangan asma, sebaiknya langsung hentikan aktivitas Anda tersebut. Jangan panik dan sebaiknya langsung duduk dengan tegak. Panik hanya akan membuat serangan asma makin parah.

2. Ambil napas panjang
Meskipun sulit untuk bernapas, cobalah untuk tetap tenang dan mengambil napas dalam-dalam. Atur napas dengan perlahan. Ambil napas dari hidung dan keluarkan dari mulut.

Cara ini penting dilakukan untuk mencegah asma kian parah dan membuat Anda dapat bernapas lebih dalam serta efektif.

Baca juga: Asma banyak diderita anak, begini penanganan yang efektif
Baca juga: Ternyata Bawang Merah Bisa Obati Alergi Dan Asma


3. Segera pakai obat-obatan darurat
Bila Anda pengidap asma, sebaiknya sediakan selalu obat asma darurat yang memang ditujukan untuk mengatasi serangan asma.

Jadi, setelah duduk dan sambil menenangkan diri, segera ambil inhaler Anda. Semprotkan satu kali inhaler ke dalam mulut dan kemudian mengambil napas panjang sebanyak empat kali. Ulangi menyemprot inhaler hingga empat kali dan selanjutnya tunggu beberapa menit.

Obat asma butuh beberapa menit untuk bekerja dengan efektif. Namun, jika tidak ada perubahan, sebaiknya gunakan inhaler kembali.

4. Hindari pemicu asma
Asma bisa terjadi akibat Anda alergi terhadap debu, terkena asap rokok atau zat-zat kimia. Jika memang Anda sensitif dengan hal-hal tersebut, sebaiknya jauh pemicunya sesegera mungkin.

Jika karena asap rokok, jauhi orang-orang yang merokok. Namun, bila Anda alergi atau sensitif terhadap udara atau debu, Anda bisa masuk ke dalam ruangan yang bebas dari semua itu. Bila pemicu tidak dijauhi, serangan asma bisa semakin buruk.

5. Minum air
Jika memang Anda tidak membawa obat-obatan darurat, minuman berkafein bisa menjadi salah satu pertolongan pertama. Pasalnya, minuman berkafein bisa membantu melegakan saluran pernapasan.

Selain itu, usahakan juga untuk tetap mencukupi kebutuhan air, sehingga tidak memperburuk gejala asma.

6. Minta pertolongan
Bila gejala asma tidak kunjung membaik dengan obat-obatan atau cara lain, sebaiknya segera minta pertolongan orang yang ada di sekitar.

Mungkin saat itu Anda akan kesulitan untuk berbicara, berjalan, atau bahkan bergerak. Minta orang di sekitar Anda untuk memanggil paramedis dan ambulans supaya asma Anda cepat ditangani.

7. Memeriksakan diri ke dokter
Sementara jika Anda berhasil melewati serangan asma yang sebelumnya dan tidak sampai harus meminta pertolongan medis, Anda tetap harus memeriksakan diri ke dokter. Semakin cepat periksa ke dokter akan semakin baik.

Dengan begitu, dokter akan mengevaluasi dan melihat kondisi Anda lebih lanjut.

Pewarta :
Uploader : Admin Kalteng
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar