Konten porno sebabkan Tumblr dihapus dari App Store

id tumblr,konten porno,app store,apple,ios

Konten porno sebabkan Tumblr dihapus dari App Store

Ilustrasi Tumblr (pixabay)

Jakarta (Antaranews Kalteng) - Tumblr membenarkan masalah konten pornografi anak-anak menjadi sumber masalah hingga aplikasi mereka dihapus dari pasar aplikasi untuk perangkat iOS dari Apple, App Store sejak beberapa hari ini.

"Kami berkomitmen membangun lingkungan dalam jaringan yang aman bagi semua pengguna dan kami memiliki kebijakan nol toleransi terhadap kekerasan dan eksploitasi seksual anak-anak," kata Tumblr dalam blog resmi mereka, dikutip Rabu.

Tumblr menghilang dari App Store sejak 16 November lalu, mereka tidak menyertakan penjelasan mengenai konten pornografi anak dalam blog mereka waktu itu, hanya memberi tahu mereka sedang membereskan masalah tersebut.

Banyak yang menduga Tumblr dihapus karena memuat konten porno, seperti ditulis laman The Verge.

Sejak dihapus, Tumblr melalui blog menyampaikan perkembangan dari ke hari bahwa mereka sedang berusaha mengembalikan aplikasi masuk kembali ke App Store.

Informasi per tanggal 19 November, mereka "masih berusaha mengembalikan aplikasi kami ke iOS App Store".

Dalam penjelasan terbaru mereka, Tumblr menyatakan setiap gambar yang diunggah di platform mereka dipindai agar tidak bermuatan pornografi anak serta rutin menjalankan audit konten untuk menambah basis data mereka mengenai konten negatif. 

"Kami segera menghapus konten seperti itu," kata Tumblr.

Sementara itu, Tumblr masih tersedia untuk pengguna Android di Google Play Store.

Kementerian Komunikasi dan Informatika pernah memblokir Tumblr di Indonesia karena masalah pornografi pda awal Maret tahun ini, kementerian menemukan lebih dari 300 akun berisi konten asusila di jejaring sosial tersebut.

Kominfo memblokir 8 Domain Name System (DNS) Tumblr yang dapat diakses dari Indonesia karena tidak merespons permintaan pemerintah untuk menghapus konten yang tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku di Indonesia.

Situs Tumblr masih belum dapat diakses saat ini sejak pemblokiran berlaku Maret lalu.
 

Pewarta :
Uploader : Admin Kalteng
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar