Selasa, Titi Wati direncanakan jalani operasi penurunan berat badan

id Titi Wati,Titi Wati direncanakan jalani operasi penurunan berat badan

Wakil Direktur Bidang Pendidikan dan Kemitraan RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya Theodorus Sapta Atmadja (kanan) berkomunikasi dengan Titi Wati (37) sebelum menjalani operasi bariatrik, Senin (14/1/19). (Foto Antara Kalteng/Adi Wibowo).

Palangka Raya (Antaranews Kalteng) - Tim dokter dari RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah bersama enam dokter dari Bali berencana melakukan operasi bariatrik (mengurangi ukuran lambung) Titi Wati (37) yang memiliki berat badan 220 kilogram, Selasa (15/1/19) siang. 

"Kalau tidak ada halangan besok yang bersangkutan akan dilakukan operasi bariatrik. Hanya saja kami akan melakukan rapat internal bersama tim dokter dari Bali terlebih dahulu, sebelum memberikan tindakan," kata Wakil Direktur Bidang Pendidikan dan Kemitraan RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya Theodorus Sapta Atmadja, Senin.

Theo mengatakan, semua proses pemeriksaan seperti jantung, darah, paru-paru kolesterol serta lain sebagainya juga sudah dilaksanakan dan berjalan sesuai dengan keinginan tim dokter. Selanjutnya tinggal menunggu koordinasi internal tim dokter dari Bali dan RSUD dr. Doris Sylvanus untuk menjalani proses selanjutnya. 

"Pasien juga sudah melakukan mobilisasi, saat dilakukan tindakan medis tim dokter delapan orang akan langsung menggelar rapat tim internal Doris Sylvanus dan tim dari Bali. Pasien akan dibius total ketika dioperasi untuk menghindari rasa sakit saat di operasi," katanya.

Theo menegaskan, rapat tersebut akan membahas apakah Titi Wati layak atau tidak untuk dilakukan bedah bariatric. Karena, pihaknya sudah melakukan seluruh prosedur penunjang di RSUD dr. Doris Sylvanus.

"Mudah-mudahan setelah dilakukan rapat koordinasi yang bersangkutan, bisa berjalan dengan lancar dan pasien bisa dilakukan operasi sesuai keinginan tim dokter," katanya.
 
Titi Wati (37) saat tertelentang sebelum menjalani operasi bariatrik, di RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya, Senin (14/1/19). (Foto Antara Kalteng/Adi Wibowo).

Dia menerangkan, tim dokter juga sudah mengatur diet pasien, mudah-mudahan saja nantinya gula di dalam tubuhnya terkontrol serta kondisi pasien relatif stabil.

Baca juga: Suami perempuan berbobot 350kg tak menyangka istrinya bakal dioperasi

Baca juga: 16 dokter dikerahkan, keluarga perempuan gemuk sempat tak setuju dilakukan operasi


"Semoga terus membaik karena ketika dilakukan pemeriksaan sudah bisa duduk tetapi batas waktu terbatas. Saat ini melakukan pemeriksaan berbagai bidang, baik penyakit dalam, jantung, paru, gizi, rekam medik  dan lainnya," tuturnya.

Sementara itu, Titi Wati dihadapan awak media mengatakan sudah siap lahir dan batin untuk menjalani operasi serta menyerahkan semuanya kepada Tuhan Yang Maha Esa.

"Alhamdulilah sudah lega, kemarin-kemarin awalnya sempat was-was kini sudah tidak lagi," katanya sambil sembari tersenyum.
 
Perempuan berusia 37 tahun ini menambahkan selama ini keluhannya bagian kaki nyilu hingga tegang semua, tetapi setelah menjalani perawatan sudah tidak terasa lagi.

Ia pun berpesan agar nanti usai berada di rumah agar wali kota dan wakil wali kota Palangka Raya bisa membesuknya. 

"Sehat saja sudah bisa balik sendiri dan tertelentang. Duduk sudah bisa, tetapi tidak sampai dengan setengah jam, tertelentang sudah bisa. Kalau sebelumnya nafas susah sekarang sudah normal," tandasnya.

Baca juga: Obesitas dipicu pola hidup tidak sehat

Baca juga: Menurut pakar, ini kronologi obesitas Titi Wati

Baca juga: Begini rencana tim dokter menangani perempuan tergemuk

Pewarta :
Uploader : Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar