Sehari setelah suami kecelakaan, Ratu Elizabeth menyetir tanpa sabuk pengaman

id Ratu elizabeth,suami kecelakaan, sabuk pengaman

Sehari setelah suami kecelakaan, Ratu Elizabeth menyetir tanpa sabuk pengaman

Ratu Inggris Elizabeth II. (REUTERS/Ian Gavan/Pool) (Istimewa)

Jakarta (Antaranews Kalteng) - Ratu Elizabeth (92) tertangkap kamera sedang menyetir tanpa sabuk pengaman sehari setelah suaminya, Pangeran Philip (97) kecelakaan, People, Sabtu (19/1).

Ratu mengendarai Range Rover di jalanan umum dekat Sandringham Estate, satu mil lebih dari lokasi kecelakaan Pangeran Philip, menurut foto-foto yang diterbitkan Daily Mail.

Namun, The Telegraph juga merilis foto-foto sang ratu yang sedang berkendara tapi terlihat mengenakan sabuk pengaman Sabtu itu.

Ratu yang tinggal di Sandringham Estate bersama sang pangeran, adalah satu-satunya orang di Inggris yang diizinkan mengemudi tanpa SIM.

Di usianya yang ke-19, saat ratu masih seorang putri, belajar mengemudi di sebuah pusat pelatihan sambil bekerja di Layanan Wilayah Bantu saat perang tahun 1945.

Pada hari Kamis, Duke of Edinburgh terlibat dalam kecelakaan mobil di Norfolk namun tidak terluka, meskipun mereka yang berada di lokasi kecelakaan mengatakan bahwa mereka melihat darah.

Mobil Land Rover yang dikendarai Pangeran Philip jungkir balik setelah tabrakan dengan sebuah mobil Kia yang dikendarai oleh seorang wanita berusia 28 tahun dengan bayi berusia 9 bulan di kursi belakang.

Pengemudi Kia menderita luka pada lututnya sementara seorang wanita berusia 45 tahun yang duduk di kursi penumpang patah pergelangan tangannya. Bayi berusia 9 bulan itu tidak terluka, kata polisi setempat di Norfolk, Jumat.

Seorang juru bicara Istana Buckingham mengatakan: "Kontak telah dilakukan secara pribadi dengan pengendara mobil yang lain dan kami sudah saling kirim harapan baik."

Roy Warne, seorang pensiunan pengacara, membantu mengeluarkan Pangeran Philip dari mobil.

"Itu adalah penyelamatan diri yang mencengangkan bagi semua orang," kata Warne kepada wartawan di luar rumahnya di Norfolk, Jumat, seraya menambahkan bahwa sepertinya "ada luka luar biasa parah. Tapi untungnya luka-luka itu sangat ringan. Orang bisa terbunuh - dampaknya pasti sangat besar."

Warne menambahkan, "Dia jelas terguncang dan kemudian dia pergi dan bertanya apakah semua orang (di mobil lain) baik-baik saja."

Philip bisa berdiri setelah dia dibantu keluar dari mobil. "Ada sedikit darah dan salah satu rombongan kerajaan memberiku lap untuk menyeka tanganku," kata Warne.

Investigasi kecelakaan itu sedang berlangsung.
 

Pewarta :
Uploader : Admin Kalteng
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar