DPRD: Pemkot harus kreatif tingkatkan PAD

id PAD Palangka Raya,Pemkot Palangka Raya tingkatkan PAD,DPRD: Pemkot harus kreatif tingkatkan PAD

Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Sigit K Yunianto (kanan) dan Ketua IKIAWAN Kota, Since Husana Apriasie (kiri) menunjukkan bukti pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan saat peluncuran program pembayaran PBB-P2 di Palangka Raya, Rabu (17/6/2017). (Foto Antara Kalteng/Rendhik Andika)

Masih banyak sektor yang bisa meningkatkan PAD kita
Palangka Raya (ANTARA) - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya, Sigit K Yunianto meminta pemerintah kota setempat pada tahun anggaran 2019 ini semakin kreatif guna meningkatkan target pendapatan asli daerah (PAD) dari berbagai sektor.

"Masih banyak sektor yang bisa meningkatkan PAD kita. Namun saya lihat pemerintah kota kurang kreatif atau kurang mampu menggali potensi tersebut," kata Sigit di Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah, Rabu.

Menurut dia, di antara potensi yang bisa dijadikan sebagai PAD tersebut menurut dia seperti analisis dan rekomendasi teknis yang dilakukan Dinas Pemadam Kebakaran terkait penyiapan kondisi bangunan berskala besar dalam mencegah kebakaran.

Kemudian juga analisis dan rekomendasi pasca-pembangunan bangunan dan gedung besar yang dilakukan Dinas Bina Marga dan Dinas Perumahan Rakyat "Kota Cantik" Palangka Raya.

Namun menurut politikus PDI Perjuangan ini, pihak pemerintah kota kurang jeli melihat potensi subjek yang bisa meningkatkan pendapatan asli daerah.

"Jika pemerintah kota memiliki gagasan seperti itu kami siap memberikan dukungan dan siap membahas peraturannya sebagai dasar hukum penetapan peraturan tersebut," kata Sigit.

Dia pun meminta masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Palangka Raya dapat memetakan setiap potensi dan kondisi nyata di lapangan.

Baca juga: Pemkot diminta tingkatkan PAD sektor pajak

"Jika pemetaan tersebut dapat dilakukan secara menyeluruh dan rinci maka penetapan target PAD bisa lebih besar dari yang telah ditetapkan selama ini," katanya.

Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin juga pernah meminta meminta OPD menyajikan data yang sahih terkait seluruh potensi daerah.

Karena menurut Wali Kota Palangka Raya termuda itu ini penggunaan data yang tidak konkret akan berpengaruh pada jumlah PAD yang dapat dicapai.

Baca juga: Legislator: Kepala SKPD harus manfaatkan setiap peluang untuk PAD

Pewarta :
Uploader : Admin Kalteng
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar