Dibantai Inter Milan, pelatih Brescia merasa terganggu

id pelatih Brescia,Diego Lopez,brescia Dibantai Inter Milan, pelatih Brescia merasa terganggu

Dibantai Inter Milan, pelatih Brescia merasa terganggu

Pelatih Brescia asal Uruguay. Diego Lopez. (AFP/MAURO PIMENTEL)

Jakarta (ANTARA) - Pelatih Brescia Diego Lopez merasa terganggu setelah menyaksikan timnya dibantai 0-6 oleh Inter Milan Kamis dini hari tadi.

Dia kesal kepada pemain-pemainnya untuk kemudian berkata keras, "Mereka harusnya tahu musim ini belum berakhir."

Rondinelle tengah berjuang untuk tidak terlempar ke divisi dua tetapi pelatih asal Uruguay itu mengakui mereka memang tidak sebanding dengan Nerazzurri dan kurangnya komitmen dari tim ini dibayar mahal dengan kekalahan yang sangat menyesakkan dada itu.

Baca juga: Inter pesta gol tanpa balas saat menjamu Brescia

"Kami tidak berpartisipasi sejak awal," kata Lopez kepada DAZN. "Kami sudah tahu memang sulit memetik hasil, tetapi mengganggu rasanya kalah dengan cara seperti ini."

"Kami harus paham bahwa kejuaraan belumlah berakhir. Kami harus ke sini untuk memainkan pertandingan lainnya, tetapi kami sama sekali tak mau bermain."

Brescia menghuni kerak klasemen Serie A, delapan poin di bawah zona aman dan pada pertandingan berikutnya kembali mendapat lawan berat dari Hellas Verona.

Baca juga: Sempat tertinggal, Inter Milan berhasil atasi Parma

"Walaupun demikian Minggu nanti sebuah final menanti kami dan kami harus bersiap lebih baik. Inter memang terlalu kuat bagi saya saat ini," sambung dia.

"Penyesalan terbesar adalah telah memainkan dua pertandingan yang bagus dan kemudian tidak berpartisipasi (tidak serius bermain) saat melawan Nerazzurri."

"Ini enggak bagus. Ada banyak tim yang lebih kuat dari kami, tapi hari ini kami berlaku terlalu sedikit untuk melawan."

Baca juga: Inter Milan ditahan imbang Sassuolo

Baca juga: Diego Godin tegaskan tak akan hengkang dan masih bahagia di Inter

Baca juga: Christian Eriksen akan diturunkan sebagai starter

Pewarta :
Uploader : Admin Kalteng
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar