AC Milan hajar Juventus , Sarri ingin segera 'move on'

id AC Milan hajar Juventus , Sarri ingin segera 'move on',Pelatih Juventus Maurizio Sarri

AC Milan hajar Juventus , Sarri ingin segera 'move on'

Maurizio Sarri . (Photo by Isabella BONOTTO / AFP) (AFP/ISABELLA BONOTTO)

Jakarta (ANTARA) - Pelatih Juventus Maurizio Sarri mengatakan bahwa tidak ada gunanya memikirkan kekalahan 2-4 mereka melawan AC Milan di Serie A pada Rabu, ia juga ingin segera move on dan mempersiapkan pemainnya untuk pertandingan selanjutnya.

Juventus mampu mendominasi pertandingan selama satu jam sebelum kebobolan tiga gol di babak kedua. Adrien Rabiot dan Cristiano Ronaldo memberi Juventus keunggulan, tetapi Milan mampu membalikkan keadaan dengan mencetak tiga gol dalam waktu lima menit pada babak kedua untuk mengejutkan pemuncak klasemen tersebut.

Kekalahan tersebut adalah yang pertama bagi Juventus sejak kompetisi sepak bola dimulai kembali bulan lalu setelah sempat dihentikan akibat pandemi COVID-19.

Baca juga: Sarri akan tundukkan bekas klubnya untuk incar trofi perdana bersama Juve

Zlatan Ibrahimovic mencetak penalti pada menit ke-62 dan Franck Kessie menyamakan kedudukan empat menit kemudian sebelum Rafael Leao membuat mereka unggul satu menit setelah itu. Lalu Ante Rebic memastikan kekalahan I Bianconeri tersebut pada menit ke-80.

"Saya rasa 60 menit pertama kami adalah tim kelas dunia. Kami memegang kendali penuh dan kemudian kami pingsan," kata Sarri kepada DAZN usai pertandingan yang dilansir Reuters pada Rabu.

"Tidak ada gunanya berpikir terlalu banyak tentang itu, karena kami memiliki pertandingan lain dalam waktu tiga hari."

Juventus saat ini memiliki 75 poin dan unggul tujuh poin di puncak klasemen dengan tujuh pertandingan tersisa, mereka dijadwalkan menjamu Atalanta pada akhir pekan.

Baca juga: Gonzalo Higuain hengkang dari Juventus?

Baca juga: Maurizio Sarri diwarnai konflik dengan pemain Chelsea

Baca juga: Kepuasan Sarri pada kemenangan meyakinkan Juve atas Inter

Pewarta :
Uploader : Admin Kalteng
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar