Pulang Pisau dapat alokasi 426 rumah program BSPS

id Pulang Pisau dapat alokasi 426 rumah program BSPS, pulang pisau, rumah murah

Pulang Pisau dapat alokasi 426 rumah program BSPS

Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kabupaten Pulang Pisau, Edy Purwanto Casmani. ANTARA/Adi Waskito

Pulang Pisau  (ANTARA) - Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kabupaten Pulang Pisau Kalimantan Tengah, Edy Purwanto Casmani mengatakan kabupaten setempat mendapat alokasi sebanyak 426 rumah masuk dalam program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) pada tahun 2020 ini. 

“Sebelumnya program BSPS dialokasikan sebanyak 350 rumah, tetapi ada penambahan lagi sebanyak 76 rumah yang ditargetkan program ini selesai dengan batas waktu hingga akhir bulan November,” kata Edy Purwanto di Pulang Pisau, Selasa. 

Dikatakannya, untuk Provinsi Kalimantan Tengah hanya empat kabupaten yang mendapatkan program BSPS. Masing-masing Kabupaten Barito Selatan, Barito Timur, Kotawaringin Barat dan Pulang Pisau. 

Menurut Edy Purwanto, sebanyak 426 rumah program BSPS di Kabupaten Pulang Pisau dialokasikan untuk dua kecamatan yaitu Kecamatan Kahayan Hilir dan Kecamata Maliku. 

Kecamatan Kahayan Hilir mendapat alokasi 350 rumah meliputi tujuh desa masing-masing Desa Mintin, Desa Mantaren II, Desa Anjir Pulang Pisau, Desa Hanjak Maju, Kelurahan Kalawa, Kelurahan Bereng dan Kelurahan Pulang Pisau. Kecamatan Maliku dialokasikan sebanyak 76 rumah yang dilaksanakan di Desa Sidodadi. 

“Sebelum program BSPS dilaksanakan kita juga melakukan sosialisasi kepada desa dan kelurahan. Tidak semua usulan bisa diakomodir dan penerima yang mendapatkan harus benar-benar dipilih sesuai dengan ketentuan,” papar dia. 

Pelaksanaan program BSPS di tengah pandemi COVID-19, terang Edy Purwanto, sebelumnya menjadi kendala. Namun, komitmen pihaknya untuk tetap melaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan membuat program ini bisa tetap berjalan. 

Dalam pelaksanaannya tidak ada lagi rembuk desa yang mengumpulkan orang banyak, hanya petugas yang datang ke rumah-rumah warga, baik untuk sosialisasi sampai membuat Rencana Anggaran Biaya (RAB). 

Edy Purwanto menjelaskan dalam program BSPS ini, satu rumah diberikan bantuan sebesar Rp15 juta untuk material dan Rp2,5 juta untuk upah pengerjaan dengan pemenuhan material diperoleh dari tiga suplier. Secara keseluruhan program BSPS yang dikucurkan oleh pemerintah mencapai Rp7,455 miliar. 

“Kita berharap bantuan ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” ucap dia. 

Edy juga meminta masyarakat yang mendapatkan program BSPS ini mendukung dan melaksanakan program tersebut karena dalam pelaksanaannya selain diawasi pihaknya juga diawasi pemerintah masing-masing desa/kelurahan dan seluruh masyarakat. 

Baca juga: Penyebaran COVID-19 Pulang Pisau merembet ke karyawan bank

Baca juga: Gugus Tugas Pulang Pisau klarifikasi miskomunikasi biaya tes cepat OTG

Pewarta :
Uploader : Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar