Legislator Kalteng berharap PAD pemprov Rp200 miliar per tahun

id DPRD Kalimantan Tengah, Sugiyarto, DPRD Kalteng, Kalimantan Tengah, Kalteng, PAD Kalteng, optimalkan PAD Kalteng

Legislator Kalteng berharap PAD pemprov Rp200 miliar per tahun

Anggota DPRD Kalimantan Tengah Sugiyarto. ANTARA/Jaya WM

Palangka Raya (ANTARA) - Legislator Kalimantan Tengah Sugiyarto meminta jajaran organisasi perangkat daerah di lingkungan pemerintah provinsi, lebih optimal menggali dan mengupayakan pendapatan asli daerah, agar mampu mencapai setidaknya Rp200 miliar per tahun.

"Peningkatan PAD sangat diperlukan sebagai upaya mempercepat kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di provinsi yang luasnya mencapai satu setengah kali dari Pulau Jawa," kata Sugiyarto di Palangka Raya, kemarin.

Menurut Anggota Komisi IV bidang pembangunan DPRD Kalteng itu, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (PAD) provinsi ini, masih relatif kecil, yakni dikisaran Rp4,7 triliun, atau di bawah Rp5 triliun per tahun. Jumlah APBD per tahun itu relatif kecil atau belum sebanding dengan luas wilayah yang harus ditangani.

Dia mengatakan, salah satu cara membuat APBD meningkat adalah dengan menggali dan mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan yang ada di provinsi ini. Sebab, melalui pendapatan itu akan memberikan dampak besar terhadap peningkatan APBD.

"Itulah kenapa kami berharap PAD Kalteng setidaknya Rp200 miliar per tahun. Kami optimis sebenarnya itu bisa dicapai jika SOPD bisa lebih giat lagi menggali dan berinovasi terhadap PAD," kata Sugiarto.

Baca juga: NasDem targetkan enam kursi DPRD Gumas pada Pemilu 2024

Wakil Bupati Lamandau itu pun menyarankan Pemprov Kalteng, membuat aturan yang jelas berkaitan dengan pendapat dan belanja daerah, serta setiap  perusahaan berinvestasi di provinsi ini wajib taat pajak.

Selain itu, lanjut dia, Pemprov Kalteng harapannya dapat lebih meningkatkan koordinasi dan komunikasi ke pemerintah pusat. Hal itu sebagai upaya mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah pusat dalam mengarahkan program pembangunan ke provinsi ini.

"Karena APBD Kalteng masih kecil dibanding luas wilayah, maka diperlukan dukungan dan kucuran dana dari APBD. Supaya itu bisa terwujud, maka koordinasi dan komunikasi harus lebih diintensifkan," demikian Sugiyarto.

Baca juga: Sekda diminta lebih tingkatkan hubungan dan sinergi ke DPRD Kalteng

Baca juga: Pulihkan UMKM, pemda di Kalteng perlu beri bantuan modal