Palangka Raya (ANTARA) - Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah Erlan Audri mengapresiasi kinerja BPPRD yang telah bekerja keras mendorong Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2025 hingga mampu melebihi target.
"Berdasarkan laporan, PAD Kota Palangka Raya hingga saat ini tembus Rp114 miliar, atau melebihi target periode yang ditetapkan sebesar Rp 102 miliar," katanya di Palangka Raya, Selasa.
Dia menyampaikan, capaian tersebut merupakan bentuk keseriusan pemerintah kota dalam memaksimalkan berbagai potensi yang mampu mendongkrak PAD.
Capaian tersebut harus dijadikan momentum untuk terus meningkatkan kinerja, serta memperluas kolaborasi lintas instansi demi optimalisasi penerimaan daerah.
"Ini adalah hasil kerja keras seluruh jajaran Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Palangka Raya bersama perangkat daerah terkait," ucapnya.
Baca juga: DPRD Palangka Raya kecam THM beri promo untuk mahasiswa
Erlan juga menekankan, dengan adanya berbagai inovasi yang dijalankan BPPRD Palangka Raya, seperti program Ngaliling Lewu hingga patroli pengawasan bersama aparat ke sejumlah tempat usaha, merupakan kebijakan yang tepat.
Dia menilai, strategi yang dijalankan Pemerintah Kota Palangka Raya tersebut penting untuk terus ditingkatkan dalam memperkuat potensi penerimaan PAD.
"Harapannya kepada BPPRD Palangka Raya dengan adanya peningkatan capaian PAD ini, BPPRD tidak berhenti sampai di sini saja, tetapi terus melakukan inovasi dan pembaruan strategi, baik melalui digitalisasi layanan, peningkatan kualitas SDM, maupun penegakan kepatuhan wajib pajak secara persuasif," ujarnya.
Erlan juga menekankan penting bagi Pemerintah Kota Palangka Raya dalam memaksimalkan penggalian potensi pajak yang belum tergarap optimal.
Dia menilai, pertumbuhan sektor usaha di Kota Palangka Raya yang terus meningkat harus diimbangi dengan pemutakhiran data yang maskimal.
"Selain itu, potensi-potensi PAD yang belum tergarap secara optimal, seperti pajak reklame, pajak parkir, maupun retribusi tertentu, juga perlu digali lebih dalam agar ke depan kontribusi PAD semakin besar dan dapat menunjang pembiayaan pembangunan serta pelayanan publik yang lebih baik bagi masyarakat Kota Palangka Raya," demikian Erlan.
Baca juga: Napi kabur, Kakanwil Ditjenpas Kalteng lakukan pemeriksaan Internal di Lapas Palangka Raya
Baca juga: Pemkot Palangka Raya perkuat pembangunan lewat pengesahan tiga perda
Baca juga: Gubernur Kalteng sebut pentingnya pendidikan dan karakter bagi pemuda
