Puruk Cahu (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah dipastikan merealisasikan program bantuan Kartu Hebat Bantuan Langsung Tunai (BLT) di tahun 2025 ini dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 1.100 orang.
“Penyaluran bantuan Kartu Hebat BLT setiap tiga bulan yang per orangnya menerima sebanyak Rp1 juta. Jadi setiap tiga bulan anggaran disediakan Rp1,1 miliar. Artinya per tahun menghabiskan anggaran Rp 4.4 miliar,” kata Bupati Murung Raya, Heriyus di Puruk Cahu.
Pernyataan tersebut disampaikan Heriyus pada kegiatan penandatangan MoU Kartu Hebat BLT antara Bupati Murung Raya dengan PT Bank Kalteng Cabang Puruk Cahu di Aula Setda Gedung A di Puruk Cahu, Jumat (12/9).
Menurut Heriyus, Program Kartu Hebat BLT merupakan salah satu program prioritas pemerintah daerah, sekaligus janji politiknya. Proses pendataannya wajib berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
"Saya bersama Wakil Bupati Rahmanto Muhidin berterima kasih dan mengapresiasi kerja keras dari jajaran Dinas Sosial yang telah menyelesaikan proses pendataan, verifikasi, validasi atas data calon penerima manfaat Program Kartu Hebat BLT ini," tambah Heriyus.
Baca juga: Bupati Murung Raya tekankan kedisiplinan ke PPPK
Kepada pihak perbankan yang menyalurkan bantuan, Heriyus mengharapkan adanya inovasi baru terkait dengan proses penyaluran agar lebih mudah, terutama kepada masyarakat yang berada di daerah pelosok.
"Tentunya dari PT Bank Kalteng Cabang Puruk Cahu bisa lebih intensif berkoordinasi dengan pihak terkait, baik tingkat kecamatan, kelurahan hingga pemerintah desa untuk proses penyalurannya," ujarnya lagi.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Mizam Candrapati menjelaskan, dalam proses awal pendataan calon penerima program Kartu Hebat BLT, jumlah awal data penerima sebanyak 1.900 orang, tetapi setelah dilakukan proses verifikasi bersama tim dari BPS dan Disdukcapil didapati jumlah yang memenuhi kriteria hanya 1.100 orang.
“Sebanyak 1.100 orang penerima manfaat itu terdiri dari lansia miskin sebanyak 398 KPM, anak terlantar atau yatim piatu 79 KPM, penyandang disabilitas 78 KPM, kategori miskin 539 KPM dan ODGJ tujuh KPM,” ungkap Mizam.
Untuk tahun 2025 ini, dikatakan Mizam penyaluran bantuan Kartu Hebat BLT hanya untuk triwulan tiga dan triwulan empat. Sedangkan di tahun 2026 nanti sepenuhnya disalurkan sebanyak empat kali setiap tiga bulan.
Baca juga: Bupati Murung Raya resmikan penyalaan listrik di 22 desa
Baca juga: Alokasi APBD perubahan 2025 Mura dipertajam sesuai masukan fraksi DPRD
Baca juga: Alokasi APBD perubahan 2025 Mura dipertajam sesuai masukan fraksi DPRD
