Chong Wei Siap Terima Jika Kalah Di Olimpiade Rio 2016

id Chong Wei, Olimpiade Rio 2016, Bulutangkis

 Chong Wei Siap Terima Jika Kalah Di Olimpiade Rio 2016

Lee Chong Wei. (ANTARA FOTO/Maha Eka Swasta)

Jakarta (ANTARA News) - Atlet bulu tangkis tunggal putra Malaysia Lee Chong Wei mengaku siap jika harus kalah dalam pertandingan Olimpiade Rio 2016 sebagai Olimpiade terakhirnya.

"Buat saya, Olimpiade nanti untuk terakhir dalam karir. Hal yang terpenting persiapan saya harus bagus, tidak cedera, dan melakukan yang terbaik. Jika harus kalah, saya akan terima karena juara hanya ada satu," kata Lee Chong Wei di sela-sela acara Yonex Legends Vision 2015 di Jakarta, Senin.

Atlet yang meraih medali perak dalam Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2015 di Stadion Istora, Senayan, Jakarta itu mengatakan akan mengejar perolehan poin kualifikasi Olimpiade dengan mengikuti sejumlah turnamen, termasuk Jepang Terbuka 2015.

"Dua kali saya kalah pada final yaitu pada Kejuaraan Dunia 2011 dan Olimpiade 2012. Keduanya di London dan terjadi pada poin-poin krusial. Tapi, saya tetap terima dengan hasil itu dan tidak berputus asa," kata atlet yang terkena kasus doping setelah Asian Games 2014 itu.

Atlet yang menempati peringkat satu dunia selama enam tahun berturut-turut itu mengatakan belum mempunyai rencana setelah "gantung raket" dari olahraga yang telah membesarkan namanya itu.

"Tahun depan mungkin menjadi pelatih. Tapi, sekarang saya masih ingin fokus untuk mengejar Olimpiade terakhir saya," kata Chong Wei tentang rencana karirnya selepas Olimpiade 2016.

Pemain yang kini menempati peringkat 44 dunia itu mengatakan ingin membantu pemain-pemain muda Malaysia untuk menjadi juara dalam turnamen internasional.

"Pengembangan bulu tangkis di Malaysia saat ini telah dimulai di sekolah-sekolah dan di daerah-daerah. Itu bagus karena orang-orang berpikir bulu tangkis di Malaysia akan turun. Saya harap pemain-pemain muda dapat masuk dalam tim nasional. Saya ingin membantu mereka, bagaimana berlatih keras seperti yang saya alami," kata Chong Wei.

Sebelumnya, pelatih Chong Wei asal Indonesia Hendrawan mengatakan usaha atlet senior itu untuk mengejar perolehan poin kualifikasi Olimpiade akan terhalang usia.

"Dari sisi fisik, dia udah merasakan. Tapi, saya akan mencoba meski semua akan kembali pada Chong Wei dalam satu tahun ini," kata Hendrawan di sela-sela putaran final Kejuaraan Dunia 2015.

Chong Wei, lanjut Hendrawan, mungkin tidak akan mengejar peringkat pertama dunia dan akan lebih menikmati pertandingan untuk mencapai Olimpiade.

"Mungkin sampai peringkat delapan. Kami akan mencoba. Saya sudah memberikan waktu istirahat untuknya," kata Hendrawan.