Objek Wisata Patung Jelawat Dipadati Pengunjung

id patung ikan jelawat, kota sampit, wisata patung ikan jelawat

Objek Wisata Patung Jelawat Dipadati Pengunjung

Ilustrasi - Warga memadati lokasi Ikon Kota Sampit setelah diresmikan oleh Bupati Kotawaringin Timur (21/2/2015). (FOTO ANTARA Kalteng/Norjani)

Sampit (Antara Kalteng) - Objek wisata ikon Kota Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, yakni patung ikan jelawat dipadati pengunjung yang ingin menikmati libur tahun baru ini.

"Tidak salah pemerintah daerah membangun patung jelawat ini karena sekarang menjadi tujuan utama setiap orang yang datang ke Sampit. Kami dari Malang, kebetulan liburan di tempat keluarga di sini dan kami sempatkan jalan-jalan ke sini. Tempatnya bagus dan menarik," kata Yudi, salah seorang pengunjung, Jumat.

Ikon kota patung jelawat diresmikan pada 21 Februari 2014 oleh H Supian Hadi yang saat itu menjabat bupati Kotawaringin Timur. Objek wisata yang berada di pinggir Sungai Mentaya ini mirip ikon patung Singa di Singapura dengan mulut menyemburkan air ke arah sungai.

Pembangunan patung ikan khas daerah ini, sebelumnya sempat menimbulkan polemik. Namun jika melihat antusias masyarakat untuk berkunjung ke objek wisata ini, tampaknya tujuan pembangunannya untuk mendukung program Sampit sebagai kota tujuan wisata, mulai menunjukkan hasil menggembirakan seperti yang diharapkan.

Saat malam pergantian tahun, patung jelawat menjadi salah satu lokasi konsentrasi massa. Kepolisian bahkan harus melakukan rekayasa lalu lintas untuk mencegah kemacetan parah. Itu pun ternyata tidak sepenuhnya menghindari kemacetan karena banyaknya masyarakat yang ingin bersantai di objek wisata ini.

Siang harinya, patung jelawat ternyata masih menjadi tempat favorit warga. Hanya saat hujan deras kawasan ini terlihat sepi, namun ketika hujan reda masyarakat kembali memadati objek wisata ini. Sebagian pengunjung merupakan warga dari kecamatan-kecamatan di luar Sampit, bahkan ada yang berasal dari luar kota.

"Mumpung libur dan bisa ke Sampit, kami ingin bersantai di patung jelawat. Orang-orang di tempat kami kalau ke Sampit, pasti menyempatkan berfoto di patung Jelawat," kata Sunardi, karyawan salah satu perusahaan perkebunan di Kecamatan Cempaga.

Selain ikon patung jelawat, pusat perbelanjaan dan arena permain seperti di Borneo City Mall dan Barata Department Store, dipadati warga. Seperti di arena permainan di Borneo City Mall, saking banyaknya pengunjung yang datang, pengunjung harus rela antre untuk menggunakan permainan yang ada karena hampir semua permainan digunakan pengunjung lain yang datang lebih awal.

Sementara itu, objek wisata pantai Ujung Pandaran juga dipadati ribuan pengunjung. Objek wisata ini tetap menjadi favorit masyarakat meski untuk datang ke lokasi ini pengunjung harus menempuh perjalanan sekitar 85 kilometer dari Sampit.


Pewarta :
Editor : Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2016

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.