Legislator: PAD sektor pariwisata Kotim harus maksimal

id wisata kotim,dprd kotim,rimbun

Pantai Ujung Pandaran merupakan objek wisata yang saat ini menjadi andalan Kabupaten Kotim. (Foto Antara Kalteng/Norjani)

Sampit (Antaranews Kalteng) - Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kotawaringin Timur, Kalteng Rimbun menginginkan pendapatan asli daerah (PAD) di sektor pariwisata harus maksimal karena telah banyak menghabiskan anggaran.

"Anggaran yang dialokasikan untuk sektor wisata melalui proyek tahun jamak atau multiyears untuk pengembangan wisata di Kotawaringin Timur nilainya sangat besar. Jadi wajar jika harus menghasilkan PAD yang besar juga," katanya di Sampit, Senin.

Menurut Rimbun, sektor wisata harus mengembalikan modal anggaran, sehingga ada keseimbangan antara pengeluaran dengan pendapatan.

"Jangan sampai tidak ada timbal baliknya untuk membantu pembangunan daerah ini," ungkapnya.

Rimbun menyebut, sektor wisata sangat menjanjikan untuk mendongkrak PAD yang tahun ini ditarget Rp300 miliar atau naik sekitar 50 persen dari tahun sebelumnya yang nilainya mencapai Rp200 miliar.

"Kalau saya optimistis sektor wisata ke depannya mampu meningkatkan PAD kita. Karena melihat selama ini pengelolaan wisata Kotawaringin Timur mulai serius digarap," katanya.

Rimbun menyarankan, pemerintah Kotawaringin Timur bisa belajar dari daerah yang sektor wisatanya sudah sangat berkembang, seperti Bali dan Lombok. Potensi Kotim hampir sama dengan dua daerah itu.

"Kotawaringin Timur memiliki peluang untuk menjual destinasi wisata berupa kekayaan alam seperti pantai, hutan, sungai, serta adat dan kebudayaan daerah," terangnya.

Rimbun berharap seluruh satuan organisasi perangkat daerah (SOPD) yang sudah punya target PAD untuk tahun ini agar mampu mencapainya.

Kepada SOPD yang membidangi masalah kepariwisataan, harus jeli membaca setiap peluang yang ada agar capaian PAD bisa lebih maksimal. 


Pewarta :
Editor: Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar