Berita anggota Brimob tewas ditembak hoaks

id Berita anggota Brimob tewas ditembak hoaks,Brimob tewas ditembak hoaks,hoaks,Kabupaten Intan Jaya ,Kepala Polda Papua Inspektur Jenderal Polisi Paulus

Berita anggota Brimob tewas ditembak hoaks

Dokumentasi Inspektur Jenderal Polisi Paulus Waterpauw. Foto menunjukkan saat dia menjadi kepala Polda Papua. (ANTARA FOTO/Evarukdijati)

Jayapura (ANTARA) - Kepala Polda Papua, Inspektur Jenderal Polisi Paulus Waterpauw, menegaskan berita atau informasi tentang anggota brimob yang dilaporkan meninggal akibat ditembak kawanan pengacau bersenjata di Kabupaten Intan Jaya adalah hoaks.

“Saya sudah mengecek sehingga dipastikan laporan yang beredar di media sosial tentang tewasnya anggota Brimob tidak benar,” tegas Waterpauw kepada ANTARA, di Jayapura, Senin.

Waterpauw yang dihubungi melalui telepon selularnya mengaku sudah mengecek ke komandan Satuan Brimob Polda Papua dan kepala Polres Intan Jaya.

"Hingga kini tidak ada laporan tentang anggota brimob yang gugur ditembak KKB di wilayah Polres Intan Jaya," kata Waterpauw.

Baca juga: 10 anggota TNI-Polri meninggal kontak tembak dengan KKB sepanjang 2019

Sementara itu Kabid Humas Polda Papua, Komisaris Besar Polisi Achmad Kamal, secara terpisah menegaskan pernyataan yang disampaikan admin TPNPBNews melalui siaran pers yang beredar di media sosial itu tidak benar alias hoaks.

Terkait foto beredar yang diduga milik personel Brimob yang terjatuh saat melewati jurang dalam tugas mengejar kelompok pengacau bersenjata dan pemiliknya saat ini berdinas di Timika, kata Kamal, foto itu adalah hoaks.

Adegan foto itu adalah orang yang sedang telungkup (korban) serta dikelilingi kawanan pengacau bersenjata.

Situasi dan tempatnya berbeda dengan foto barang-barang berupa identitas milik anggota, dimana foto yang orang telungkup (korban) terlihat di belakangnya di tengah hutan gersang, sedangkan pada foto identitas anggota terlihat berada di tempat di padang rumput hijau.

"Masyarakat diminta untuk tidak mudah percaya terhadap informasi yang beredar dan mengecek dahulu kebenarannya," kata Kamal.

Baca juga: Polda Papua Kirim 2 Pleton Brimob Ke Timika

Pewarta :
Uploader : Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar