Puluhan ribu ojek 'online' dapat bantuan paket gizi keluarga

id pengemudi ojek daring,ojek online,Puluhan ribu ojek 'online' dapat bantuan paket gizi keluarga,gojek,grab,maxim, Yayasan Anak Bangsa Bisa

Puluhan ribu ojek 'online' dapat bantuan paket gizi keluarga

Sebanyak 20.000 pengemudi ojek daring dapat bantuan paket gizi keluarga (Dok. Pribadi)

Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 20.000 pengemudi ojek daring yang terdampak pandemi COVID-19 mendapatkan bantuan paket gizi keluarga yang diinisiasi sejumlah pihak.

Ketua Yayasan Anak Bangsa Bisa (YABB) Monica Oudang dalam keterangannya, Kamis, mengatakan pihaknya bersama sejumlah perusahaan swasta menginisiasi program pemenuhan gizi keluarga pengemudi ojek daring.

“YABB mengapresiasi kolaborasi beberapa perusahaan termasuk Danone Specialized Nutrition Indonesia dan Alfamart dalam meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak pandemi COVID-19. Kami berharap bantuan ini dapat memudahkan kehidupan masyarakat yang bergantung pada pendapatan harian di masa sulit seperti ini,” kata Monica.

Baca juga: Ojek 'online' dilarang bawa penumpang saat PSBB

Yayasan yang didirikan oleh Gojek sejak Maret 2020 itu menaungi para pekerja harian terdampak COVID-19 seperti sopir angkutan umum, pemulung, buruh bangunan, tukang parkir, pekerja kaki lima, pedagang asongan, mitra driver dan merchant Gojek, dan banyak lagi.

Yayasan itu bersama Danone Specialized Nutrition (SN) Indonesia melalui merek susu pertumbuhan SGM Eksplor sepakat bekerja sama dengan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) menggelar program berbelanja sambil berdonasi untuk membantu pemenuhan kebutuhan harian kelompok yang rentan terhadap dampak pandemi COVID-19.

Sales Director Danone Specialized Nutrition Indonesia, Widianto Juwono mengatakan kerja sama multipihak ini dilakukan untuk membantu pemenuhan gizi keluarga para pengemudi ojek online yang masih harus bekerja di luar rumah dan berjuang di tengah pandemi ini.

“Melalui inisiatif ini, kami berupaya memfasilitasi semangat gotong royong masyarakat dalam berdonasi untuk pengemudi ojek online, dengan harapan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan esensial harian mereka, terutama gizi yang baik,” katanya.

Baca juga: Kendala pengendara ojol soal beralih antar barang

Program yang difokuskan untuk berbagi kasih dengan 20.000 pengemudi ojek online itu berlangsung sejak 16-31 Mei 2020 dan telah mengumpulkan bantuan senilai Rp1 miliar.

Donasi yang telah terkumpul dari penjualan susu pertumbuhan SGM Eksplor di jaringan gerai Alfamart ataupun melalui aplikasi Alfacart dan Alfagift selanjutnya disalurkan dalam bentuk e-voucher kepada 20.000 pengemudi transportasi online.

E-voucher ini dapat digunakan untuk berbelanja kebutuhan hidup sehari-hari seperti beras, minyak, gula, susu pertumbuhan untuk anak di atas 1 tahun serta susu ibu hamil dan menyusui di seluruh toko Alfamart.

Baca juga: Pemerintah beri keringanan kredit motor ojek 'online' ditengah wabah corona

Corporate Affairs Director Alfamart, Solihin menyambut baik kolaborasi bersama yang mengajak partisipasi donasi konsumen.

"Dalam program ini, konsumen dapat membantu sesama yang membutuhkan melalui jaringan gerai Alfamart maupun aplikasi Alfagift dan Alfacart," jelasnya.

Sementara itu, Gorga Chandra, seorang mitra pengemudi ojek online yang telah menerima donasi dari program ini menyebutkan, ia dan mitra pengemudi ojek online berterima kasih atas inisiatif serta perhatian tersebut.

“Saya berharap, program bantuan seperti ini dapat terus berlangsung, agar lebih banyak lagi rekan-rekan pengemudi ojek online yang bisa terbantu di tengah kesulitan akibat pandemi COVID-19 ini,” ungkapnya.

Baca juga: Ojek 'online' terapkan layanan tanpa kontak langsung

Selama pandemi COVID-19, Danone Specialized Nutrition bekerja sama dengan berbagai lembaga pemerintah dan sosial untuk menyediakan 33.000 paket makanan siap santap kepada tenaga medis dan menyalurkan lebih dari 48.000 donasi produk susu pertumbuhan untuk anak berusia di atas 1 tahun dan ibu hamil dan menyusui kepada keluarga dan komunitas yang membutuhkan.

"Program ini merupakan salah satu dari berbagai upaya kami dalam membantu meringankan beban masyarakat melalui penyediaan akses gizi yang berguna untuk mendorong kesehatan keluarga,” kata Widianto Juwono.

Baca juga: Warga diimbau kurangi bepergian, pengemudi ojek mengeluh

Baca juga: Tarif ojek 'online' resmi naik

Baca juga: Pengemudi ojek online keluhkan soal pemotongan pajak

Pewarta :
Uploader : Admin Kalteng
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar