Rutan Palangka Raya pasarkan kerajinan getah nyatu di galeri Dekranasda

id Rutan Palangka Raya pasarkan kerajinan getah nyatu di galeri Dekranasda, kalteng, Palangka raya

Rutan Palangka Raya pasarkan kerajinan getah nyatu di galeri Dekranasda

Staf Rutan Kelas IIA Palangka Raya saat menunjukkan kerajinan getah nyatu yang ada di galeri Dekranasda Kota Palangka Raya. ANTARA/HO-Humas Rutan Kelas IIA Palangka Raya.

Palangka Raya (ANTARA) - Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIA Palangka Raya, Kalimantan Tengah, memasarkan produk-produk unggulan berbahan getah nyatu hasil karya warga binaan pemasyarakatan (WBP) ke galeri Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Palangka Raya.

"Alhamdulillah, ternyata hasil kerajinan tangan para warga binaan bisa diterima oleh masyarakat," kata Kepala Rutan Kelas IIA Palangka Raya, Bambang Widianto, Selasa.

Dia menjelaskan, selama ini pihaknya telah memasarkan produk unggulan hasil kerajinan tangan para warga binaan, seperti tas rotan dan kerajinan getah nyatu berbentuk miniatur kapal.

Dia mengaku bangga, miniatur kapal berbahan getah nyatu hasil kerajinan tangan warga binaan nya sangat laku dipasarkan di Dekranasda.

"Ini membuktikan jika warga binaan di Rutan memiliki keterampilan yang luar biasa yang dapat menjadi bekal mereka setelah keluar dari Rutan," ucapnya.

Baca juga: Penjabat wali kota yakin program Prakerja tingkatkan daya saing SDM

Selama ini, lanjut Bambang, hasil kerajinan warga binaan Rutan Kelas IIA Palangka Raya selalu ditinjau oleh Dekranasda Kota Palangka Raya. Peninjauan ini sebagai bukti bahwa hasil karya seni tangan warga binaan setempat patut diperhitungkan.

"Bahkan, bulan depan Dekranasda berencana membawa kerajinan getah nyatu tersebut ke tingkat nasional pada ajang pameran di Solo, Jawa Tengah," ujarnya.

Sementara itu, Pegawai galeri Dekranasda Kota Palangka Raya, Devy mengungkapkan, bahwa kerajinan getah nyatu berbentuk perahu sangat diminati oleh pengunjung.

Oleh karena itu, pihak galeri meminta Rutan Kelas IIA Palangka Raya untuk memproduksi kembali kerajinan-kerajinan tersebut. Bahkan, pembeli kerajinan tersebut tidak hanya berasal dari dalam kota saja, tetapi juga wisatawan dari luar Kota Palangka Raya.
 
"Kerajinan ini banyak dicari untuk dijadikan cinderamata oleh kantor-kantor yang ada di Kota Palangka Raya maupun sebagai oleh-oleh," demikian Devy.

Baca juga: Muhamad Zainal tegaskan siap maju sebagai Calon Ketua PWI Kalteng

Baca juga: Pemkot Palangka Raya laksanakan program GTA tingkatkan kompetensi ASN

Baca juga: LPKA Palangka Raya beri pelatihan dasar komputer kepada anak binaan