Waspadai hoax, OJK tegaskan situasi perbankan relatif stabil

id Ojk kalteng, otoritas jasa keuangan, perbankan, industri jasa keuangan, perekonomian, ekonomi, pandemi covid 19

Waspadai hoax, OJK tegaskan situasi perbankan relatif stabil

Kepala OJK Kalteng Otto Fitriandy (kanan). (ANTARA/Muhammad Arif Hidayat)

Palangka Raya (ANTARA) - Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Tengah Otto Fitriandy menegaskan, secara umum situasi perbankan dalam kondisi yang relatif stabil.

"Informasi yang bisa kami sampaikan melalui awak media, kondisi perbankan baik nasional maupun secara khusus di Kalimantan Tengah relatif stabil," katanya di Palangka Raya, Jumat.

Ia menjelaskan, sempat beredar hoax atau informasi yang keliru belum lama ini yang menyebutkan sejumlah bank sedang bermasalah. Hal itu telah ditindaklanjuti di tingkat pusat dan oknum penyebar hoax agar ditindak oleh pihak berwenang.

Baca juga: OJK paparkan kondisi terkini perbankan di Kalteng

Baca juga: Mahasiswa miliki peran penting meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Kalteng


Dampak COVID-19 terhadap industri keuangan sebenarnya tidak secara signifikan memengaruhi kinerja kesehatan perbankannya. Tetapi jika disebut berdampak terhadap sejumlah hal yakni kinerja keuangan memang benar, hanya saja hal itu dialami oleh semua sektor.

"Berdampak terhadap kinerja keuangan itu mungkin iya, tetapi dalam artian tidak hanya terjadi pada industri jasa keuangan, namun juga sektor lainnya akibat adanya pandemi COVID-19," jelasnya.

Industri jasa keuangan seperti perbankan terjadi perlambatan pertumbuhan penyaluran kredit maupun menurunnya laba, sebab pada situasi saat ini dipengaruhi ragam kebijakan pemerintah diantaranya pemberian relaksasi dan lainnya guna mendukung pemulihan perekonomian nasional.

Baca juga: Sambut era 'new normal', 8 fintech lending peroleh perizinan dari OJK

Baca juga: OJK dan FKIJK peduli insan pers di Kalteng


Untuk itu pihaknya menegaskan, secara umum kondisi industri jasa keuangan masih relatif stabil sehingga masyarakat diharapkan tetap tenang dan berhati-hati dalam menerima informasi yang berpotensi hoax.

Lebih lanjut ia memaparkan, pihaknya baru saja melaksanakan pertemuan dengan para awak media di Kalimantan Tengah. Tujuannya untuk membangun sinergi antara kedua belah pihak, serta sebagai upaya meningkatkan pemberian informasi pada sektor industri jasa keuangan kepada publik.

"Kami mengharapkan melalui pertemuan tersebut, mendapat banyak masukan maupun kritik membangun, hingga membahas berbagai isu strategis guna mendukung kemajuan pada sektor perekonomian di Kalimantan Tengah," tutur Otto Fitriandy.

Baca juga: Pegawai OJK Kalteng sisihkan gaji bantu panti asuhan dan pondok pesantren

Baca juga: OJK bersama BPN edukasi bidang pertanahan bagi perbankan di Kalteng