Sayuran rendah glikemik untuk penyandang diabetes

id Sayuran rendah glikemik ,penyandang diabetes,Sayuran rendah glikemik untuk penyandang diabetes

Sayuran rendah glikemik untuk penyandang diabetes

Bayam (foto: iStock)

Jakarta (ANTARA) - Sayuran harus menjadi bagian dari setiap diet orang-orang, terutama bagi penyandang diabetes karena mengandung nutrisi-nutrisi penting bagi tubuh.

Pakar kesehatan merekomendasikan sayuran karena umumnya memiliki indeks glikemik rendah. Makanan dengan indeks glikemik rendah bagus untuk penyandang diabetes, karena tidak membuat kadar glukosa darah naik dengan cepat, menurut Harvard Health Letter.

Berikut beberapa sayuran yang sangat baik, indeks glikemik rendah seperti dilansir dari Medical Daily, Sabtu:

Brokoli
Sayuran ini memiliki sangat sedikit karbohidrat, namun mengandung banyak nutrisi lain yang dapat membantu seseorang lebih sehat. Brokoli juga tidak meningkatkan berat badan karena memiliki sangat sedikit kalori.

Baca juga: Dokter bagikan tips pada penyandang diabetes agar tak terinfeksi COVID-19

Tomat
Relatif murah dengan indeks glikemik rendah, tomat sangat cocok untuk penyandang diabetes. Makanan yang bisa dinikmati mentah atau matang ini mengandung antioksidan yang baik untuk jantung.

Bayam
Salah satu sayuran berdaun hijau ini disebut tersehat dan bermanfaat tidak hanya bagi penyandang diabetes, tetapi juga bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan. Seperti kebanyakan sayuran hijau, bayam juga relatif mudah disiapkan.

Bit
Mengandung nutrisi seperti vitamin C dan mineral lainnya, bit tergolong umbi-umbian yang juga dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh.

Wortel
Wortel mengandung nutrisi seperti protein dan banyak serat, sehingga sangat cocok untuk penyandang diabetes. Sayuran ini memiliki skor GI 39.

Baca juga: Penderita diabetes paling rentan tertular COVID-19, benarkah?

Baca juga: Apakah orang keturunan diabetes dia pasti akan kena diabetes?

Baca juga: Benarkah penderita diabetes dilarang berolahraga?

Pewarta :
Uploader : Admin Kalteng
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar