Pemkab Mura terus pacu peningkatan kemampuan dan keterampilan masyarakat

id Pemkab mura, murung raya, bupati murung raya, perdie m yoseph, kursus menjahit, sdm, kalteng

Pemkab Mura terus pacu peningkatan kemampuan dan keterampilan masyarakat

Bupati Murung Raya, Perdie M. Yoseph meninjau pelatihan komputer dan kursus menjahit. ​​​​​​​ (ANTARA/Supriadi)

Puruk Cahu (ANTARA) - Masyarakat dari sejumlah daerah di Murung Raya, Kalimantan Tengah mengikuti kegiatan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang dilaksanakan pemerintah kabupaten setempat, yakni berupa pelatihan komputer dan kursus menjahit.

"Kami harapkan para peserta tidak hanya dari satu atau dua kecamatan saja, tapi masing-masing ada wakil dari 10 kecamatan," ucap Bupati Murung Raya Perdie M Yoseph saat meninjau kegiatan, Jumat.

Kegiatan pelatihan komputer dilaksanakan di SMP Negeri 1 Murung dan kursus menjahit di salah satu rumah, Jalan Kolonel Katamso Puruk Cahu.

Perdie meminta semua peserta setelah selesai pelatihan ada peningkatan kapasitas pada bidang yang dilatih, baik berupa berbagai materi yang telah diberikan, hingga pemanfaatannya di tempat masing-masing.

Ia berharap, dari pelatihan komputer dan kursus menjahit, peserta bisa memperoleh keterampilan, baik untuk keluarga maupun membuka usaha sendiri.

"Saya harapkan hasil pelatihan dapat diimplementasikan di masyarakat, sehingga bisa meningkatkan perekonomian keluarga," bebernya.

Terakhir Perdie meminta pelatihan itu bisa meningkatkan kapasitas para peserta, yakni bisa meningkatkan lagi kemampuannya ke jenjang yang lebih tinggi, seperti di bidang komputer, sehingga apa yang menjadi harapan semua, bisa dicapai.

"Saya harap semua peserta bisa serius mengikuti pelatihan. Karena jika pelatihan sudah selesai, tapi tidak ada aktivitas lagi, maka semua ilmu yang didapat dari pelatihan tidak ada artinya sama sekali," sebut Perdie.

Sementara itu Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Mura, Pajarudinoor mengatakan, pelatihan komputer dan kursus menjahit diikuti warga dari Kecamatan Murung dan Laung Tuhup.

"Peserta kebanyakan berasal dari warga yang baru lulus sekolah dan ingin mempunyai keahlian dari kegiatan yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah ini," katanya.