Kodim 1012 Buntok bantu tingkatkan ketahanan pangan di Bartim

id Pemkab bartim, kodim 1012 buntok, tanam jagung ungu, koramil bartim, tni, ketahanan pangan, jagung, tamiang layang, barito timur, kalteng

Kodim 1012 Buntok bantu tingkatkan ketahanan pangan di Bartim

Dandim 1012 Buntok, Letkol Inf Hendro Wicaksono bersama Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas didampingi perwakilan FKPD menanam bibit jagung ungu di areal perkebunan Koramil 04/Dusun Timur di Tamiang Layang, Sabtu, (6/8/2022). ANTARA/Habibullah

Tamiang Layang (ANTARA) -
Kodim 1012 Buntok secara serentak menanam jagung ungu di tiap Koramil di wilayah Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah.
 
"Penanaman jagung ungu untuk membantu pemerintah kabupaten meningkatkan ketahanan pangan, khususnya jagung di masa pasca pandemi COVID-19," kata Dandim 1012 Buntok Letkol Inf Hendro Wicaksono usai kegiatan penanaman jagung ini serentak di Tamiang Layang, Sabtu.
 
Menurutnya, hasil panen jagung ini akan dibagikan ke masyarakat setempat yang membutuhkan sesuai perintah komando dan juga akan dikonsumsi bagi anggota sendiri. Selain itu sebagai upaya memicu masyarakat untuk menanam jagung.
 
Kodim 1012 Buntok siap membantu membuka lahan tidur milik masyarakat untuk ditanami jagung. Bantuan dimaksud mulai dari membuka lahan, menanam hingga panen jagung. 
 
"Kami juga bergandengan tangan dengan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) untuk suksesi program ketahanan pangan di Barito Timur, khususnya jagung ungu," kata Hendro.

Baca juga: Bawaslu Bartim minta warga melapor jika temukan pelanggaran pemilu
 
Bupati Barito Timur, Ampera AY Mebas mengatakan, penanaman jagung sangat didukung, karena juga selaras dengan visi misi daerah Barito Timur yakni ekonomi kerakyatan sektor pertanian, salah satunya adalah tanaman jagung.
 
"Sekarang ini penanaman jagung banyak digemari masyarakat, seperti jagung pakan, jagung manis, dan ungu," terangnya.
 
Jagung ungu merupakan jenis jagung yang banyak dibudidayakan. Pigmen ungu pada biji jagung mengandung antosianin yang diketahui dapat menurunkan risiko berbagai penyakit seperti diabetes, obesitas dan penyakit kardiovaskular. 
 
Penanaman serentak jagung ungu diharapkan memperkuat ketahanan pangan di Barito Timur dan juga memacu masyarakat memanfaatkan lahan yang kosong untuk ditanami jagung.

Baca juga: Tingkatkan pelayanan kesehatan, beasiswa Pemkab Bartim berhasil cetak 64 dokter

Baca juga: Adaro serahkan dana CSR Rp3,1 miliar untuk Bartim

Baca juga: Pemkab Bartim bersiap laksanakan Festival Budaya Nansarunai Jajaka 2022