Frekuensi penerbangan rute Jakarta di Bandara Tjilik Riwut meningkat

id Bandara tjilik riwut, penerbangan bandara tjilik riwut, palangka raya, kalteng, garuda, citilink, airasia, penumpang pesawat

Frekuensi penerbangan rute Jakarta di Bandara Tjilik Riwut meningkat

Executive General Manager (EGM) AP II Bandara Tjilik Riwut Agoes Soepriyanto (ANTARA/Muhammad Arif Hidayat)

Palangka Raya (ANTARA) -
Executive General Manager (EGM) AP II Bandara Tjilik Riwut Agoes Soepriyanto mengatakan, frekuensi penerbangan rute Jakarta di Bandara Tjilik Riwut, Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah mengalami peningkatan.
 
"Salah satu penambahan untuk rute Jakarta ini terjadi pada maskapai Citilink," kata Agoes Soepriyanto di Palangka Raya, Jumat.
 
Dia menjelaskan untuk Citilink yang awalnya hanya tiga kali seminggu, sempat bertambah menjadi empat kali seminggu, dan akhirnya sekarang sudah menjadi setiap hari karena permintaan penumpang bertambah.
 
Kemudian rute Jakarta untuk maskapai Garuda, berdasarkan informasi yang dia terima, untuk saat ini memang masih sebanyak tiga kali dalam seminggu, meliputi Selasa, Kamis dan Sabtu yang semuanya sore, hingga 13 Oktober mendatang.
 
Kemudian mulai 14 Oktober nanti Garuda rencananya menambah satu lagi penerbangan pada Senin. Tetapi penambahan ini, membuat jadwalnya dibagi yakni untuk Senin dan Selasa penerbangan pagi, serta Kamis dan Sabtu tetap penerbangan sore.
 
"Ini dicoba hingga akhir Oktober, jika permintaan cukup tinggi, maka November rencana dibuka setiap hari rute ke Jakarta untuk Garuda ini," tuturnya.

Baca juga: BNI gandeng Pemprov Sulut bantu penataan Kawasan Wisata Bunaken
 
Agoes mengatakan, Jakarta memang menjadi rute penerbangan dengan frekuensi terbanyak untuk Bandara Tjilik Riwut, bersama dengan rute Surabaya. Selain itu rute penerbangan lainnya yang ada di Bandara Tjilik Riwut juga meliputi Muara Teweh, Puruk Cahu dan lainnya.
 
Lebih lanjut dia memaparkan, hingga saat ini kondisi pergerakan penumpang khususnya di masa pandemi COVID-19 terus mengalami peningkatan, yang rata-rata per harinya mencapai sekitar 1.500 orang.
 
"Sedangkan frekuensi penerbangan per hari rata-rata kita selalu belasan. Melihat perkembangan saat ini, kami optimistis dunia penerbangan khususnya di Kalteng bangkit dan bisa terus berkembang ke depannya," tuturnya.

Baca juga: Optimalkan penegakan hukum, Pemprov Kalteng bantu bangun kantor Kejati

Baca juga: Pemprov tingkatkan kemampuan fotografi ASN tunjang pengembangan ekraf

Baca juga: DPRD Seruyan dukung rencana pemprov menaikkan tipe RSUD Hanau