Legislator dukung PDAM Barsel programkan 500 sambungan baru

id dprd kabupaten barito selatan,dprd barsel,pdam barsel,anggota dprd barsel,H Abdul Gani

Anggota DPRD Barito Selatan H Abdul Gani. (Foto Antarakalteng/Bayu Ilmiawan).

Kami akan terus melakukan monitoring supaya kualitas, dan kuantitas air PDAM itu sesuai dengan standar Dinas Kesehatan
Buntok (Antaranews Kalteng)- Anggota DPRD Barito Selatan, Kalimantan Tengah, H Abdul Gani mendukung Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Barito memprogramkan pemasangan baru terhadap 500 pelanggan di tahun 2019.

"Hal ini tentunya sangat membantu bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang rumahnya belum tersambung jaringan PDAM," katanya saat menyampaikan pemandangan umum fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah Anggaran Pendapatan, dan Belanja Daerah (APBD) 2019 pada rapat paripurna DPRD setempat, di Buntok, Rabu.

Meski politisi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Barito Selatan itu mengucapkan terima kasih atas kebijakan tersebut, namun tetap mengharapkan agar kualitas air PDAM dapat selalu terjaga sesuai dengan standar dari Dinas Kesehatan.

"Kualitas air perlu dijaga agar masyarakat nyaman menggunakannya. Itu juga berpengaruh terhadap kesehatan masyarakat," ucap Abdul.

Sementara Bupati Barito Selatan Eddy Raya Samsuri dalam tanggapannya terhadap catatan pemandangan umum fraksi mengucapkan terima kasih atas dukungan DPRD setempat terkait hal itu.

"Kami akan terus melakukan monitoring supaya kualitas, dan kuantitas air PDAM itu sesuai dengan standar Dinas Kesehatan," kata Eddy Raya Samsuri.

Baca juga: PDAM diminta distribusikan air ke desa krisis air

Sebelumnya, Direktur PDAM Tirta Barito, Mariyanto mengatakan, program pemasangan baru itu merupakan program hibah air minum perkotaan dari pemerintah pusat.

"Program ini merupakan pelaksanaan tahun kedua, dan dalam program tahun kedua ini kita diminta memasang sambungan baru sebanyak 500 unit sehingga total sambungan baru melalui program tahun pertama hingga tahun kedua ini sebanyak 1.000 unit rumah," kata Mariyanto.

Menurut dia, supaya dana hibah tersebut akan digulirkan dari pusat pada 2019 mendatang, maka pemerintah daerah menyiapkan dana penyertaan modal sebesar Rp 1 miliar guna memberikan pelayanan sambungan murah kepada masyarakat.

PDAM Tirta Barito lanjut dia, sangat terbantu dengan adanya program dari pemerintah pusat yang dilaksanakan di Barito Selatan ini, karena, melalui program ini, masyarakat berpenghasilan rendah bisa melakukan pemasangan dengan biaya murah.

"Dengan bertambahnya jumlah sambungan baru ini, maka jumlah pelanggan akan bertambah, dan secara otomatis akan menambah pendapatan bagi PDAM Tirta Barito," kata Mariyanto.

Baca juga: PDAM Barsel adakan program penyambungan murah untuk 500 pelanggan

Pewarta :
Uploader : Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar