Pemkab Bartim cari putra-putri terbaik daerah untuk ikuti seleksi IPDN

id Pemerintah kabupaten barito timur,Bkpsdm bartim,Patt budiman andjab,Institut pemerintahan dalam negeri,Ipdn,Aparatur negeri sipil,Asn,Tes kemampuan da

Sosialisasi terkait seleksi penerimaan praja IPDN di sejumlah sekolah di Barito Timur beberapa waktu lalu. (Foto Protokol Pemkab Bartim)

Sosialisasi ini kami laksanakan untuk menarik minat para pelajar mengikuti seleksi calon praja di IPDN
Tamiang Layang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Barito Timur Kalimantan Tengah, melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) setempat, mensosialisasikan penerimaan calon praja pada Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) kepada pelajar tingkat SMA sederajat.

"Sosialisasi ini kami laksanakan untuk menarik minat para pelajar mengikuti seleksi calon praja di IPDN," kata Kepala BKPSDM Bartim, Patt Budiman Andjab melalui Kepala Bidang Pendidikan dan Pelatihan, Limer di Tamiang Layang, Selasa.

Setiap tahunnya pemerintah kabupaten mengirimkan dua calon praja dan selalu lolos mengikuti seleksi, hingga akhirnya bisa bekerja di pemerintahan. Untuk itu pihaknya berupaya secara maksimal mencari putra-putri terbaik untuk dikirimkan mewakili daerah.

Limer menegaskan, penerimaan calon praja IPDN dilakukan secara gratis atau tanpa adanya pungutan biaya. IPDN dikelola pemerintah secara langsung dengan sifat transferan dan terbuka untuk umum, serta tentunya bebas dari kolusi, korupsi dan nepotisme (KKN).

"Siapa pun bisa mendaftarkan diri. Kami pastikan semua tahapan seleksi dilakukan secara terbuka dan bebas dari KKN," tegasnya.

Sosialisasi ini sengaja dilakukan sebelum ujian digelar, sebagai pemicu semangat para siswa agar termovitasi menjadi praja. Untuk itu, perlu persiapan secara menyeluruh, mulai dari fisik maupun pengetahuan umum.

Sebab peserta dituntut memiliki pengetahuan dan kemampuan yang memadai, kesehatan yang prima, komunikasi aktif dan bersedia bekerja di seluruh wilayah Indonesia.

"Pada seleksi nantinya akan ada tes kemampuan dasar (TKD) dengan menggunakan sistem komputerisasi. Jadi bagi peserta, semuanya benar-benar harus dipersiapkan," terang Limer.

Setelah peserta dinyatakan lulus tes, maka ia akan menerima pendidikan dengan ikatan dinas pegawai negeri. Kemudian usai pendidikan selesai, maka ia akan bekerja di pemerintahan dengan potensi penempatan kerja di seluruh wilayah Indonesia.

Pewarta :
Uploader : Admin 4
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar