Pemkab Kobar ajak generasi muda terlibat aktif kembangkan kekayaan budaya

id Kabupaten Kotawaringin Barat, Kobar, Kalimantan Tengah, Kotawaringin Barat, kalteng, Asisten I Pemkab Kobar, Tengku Ali Syahbana

Pemkab Kobar ajak generasi muda terlibat aktif kembangkan kekayaan budaya

Asisten I Pemkab Kobar Tengku Ali Syahbana saat mencoba olahraga tradisional menyumpit pada pembukaan Festival Marunting Batu aji di lapangan Sampuraga Pangkalan Bun, Selasa (7/5/2024) ANTARA/Safitri RA.

Pangkalan Bun (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah mengajak masyarakat, terkhusus generasi muda di wilayah setempat, agar berpartisipasi dan terlibat aktif dalam mengembangkan kekayaan budaya yang dimiliki, agar kedepannya tidak tergerus oleh zaman yang terus berubah.

"Di era globalisasi dan modernisasi seperti sekarang ini, pelestarian kebudayaan olahraga tradisional merupakan suatu tantangan yang harus kita hadapi bersama," kata Asisten I Pemkab Kobar Tengku Ali Syahbana di Pangkalan Bun, Rabu.

Salah satu upaya untuk mengembangkan upaya tersebut yaitu memperkenalkan olahraga tradisional melalui Festival Budaya Marunting Batu Aji (FBMBA), yang di selenggarakan oleh Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kobar.

"Melalui festival budaya ini saya harapkan dapat membangkitkan semangat masyarakat, khususnya generasi muda untuk mempertahankan serta mempromosikan olahraga tradisional dan kebudayaan peninggalan nenek moyang kita," ucapnya.

Tengku Ali mengatakan, pada even tersebut tidak hanya penyelenggaraan lomba atau pertunjukan kebudayaan olahraga tradisional semata.

"Tetapi ini juga menjadi wadah bagi kita untuk saling berbagi pengetahuan, pengalaman dan kegembiraan," ucapnya lagi.

Baca juga: Ratusan peserta ikuti olahraga tradisional pada Festival Marunting Batu Aji

Dia menyampaikan, bahwa pelaksanaan perlombaan olahraga tradisional di event tersebut juga sebagai ajang untuk menyeleksi atlet-atlet terbaik olahraga tradisional.

"Yang nantinya mereka ini akan mengikuti event olahraga tradisional di kegiatan Festival Budaya Isen Mulang di Kota Palangkaraya pada 18 Mei 2024,"disampaikannya.

Tengku Ali menambahkan, pada kegiatan tersebut juga menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi, persaudaraan antar sesama.

"Termasuk meningkatkan rasa kebersamaan dalam memelihara warisan dari leluhur kita," demikian Tengku Ali Syahbana.

Baca juga: Pemkab Kobar anggap penting memberikan pelayanan kepemudaan

Baca juga: Pemkab Kobar dukung tindakan tegas terhadap pencuri buah sawit

Baca juga: DPUPR Kobar: Simba permudah masyarakat dapatkan informasi tata ruang